Wanita Ini Tidak Tahu Dirinya Hamil dan Melahirkan di Atas Penerbangan

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 04 Mei 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 18 2405299 wanita-ini-tidak-tahu-dirinya-hamil-dan-melahirkan-di-penerbangan-IZCvt2GtK4.jpg Wanita ini tidak tahu dirinya hamil dan melahirkan di pesawat (Foto: hawaiipachealth/Twitter)

HONOLULU - Seorang wanita melahirkan dalam penerbangan di atas Samudera Pasifik, namun dia  tidak menyadari dirinya hamil.

Lavina Mounga melahirkan pada 28 April lalu di tengah penerbangan antara Salt Lake City dan Honolulu dengan penerbangan Delta Air Lines.

Seluruh momen ini dibagikan di TikTok oleh Julia Hanson, dan sekarang telah ditonton lebih dari 13,4 juta kali.

Video tersebut menunjukkan wanita berusia 23 tahun yang berbicara di depan kamera mengatakan seorang bayi baru saja lahir di pesawat ini. Lalu terdengar enumpang bertepuk tangan saat suara melalui interkom menegaskan “tepuk tangan untuk ibu. Selamat."

Pesawat itu dilaporkan mendarat tiga jam kemudian dan penumpang tetap duduk untuk memungkinkan EMT naik membantu wanita itu.

Menurut KHON2 Honolulu, untungnya, di pesawat itu ada tiga perawat NICU Rumah Sakit Kansas City Utara, serta Dr. Dale Glenn, seorang dokter keluarga di Honolulu's Straub Medical Center.

(Baca juga: Roket 20 Ton Milik China Ancam Hantam AS)

"Saya tidak tahu bagaimana seorang pasien begitu beruntung karena memiliki tiga perawat perawatan intensif neonatal dalam penerbangan yang sama ketika dia dalam persalinan darurat, tetapi itu adalah situasi yang kami hadapi,” terang Dr Dale kepada KHON2.

“Tidak ada peralatan yang kami miliki yang cocok dengan kondisi ini,” tambahnya.

“Jadi kami membuat penghangat bayi dari botol yang dipanaskan dengan microwave. Kami menggunakan Apple Watch untuk mengukur detak jantung,” lanjutnya.

Bayi itu lahir prematur, kemudian dipastikan baru berusia 29 minggu.

Wartawan lokal kemudian mengabarkan jika snag ibu, Lavina tidak tahu dia hamil.

“Saya hanya tidak tahu saya hamil. Bayi ini muncul begitu saja,” terangnya.

(Baca juga: Ledakan Bom Parsel Tewaskan 5 Orang, Termasuk Anggota Parlemen Myanmar)

“Jika mereka tidak ada di sana, saya rasa dia tidak akan ada di sini, jadi saya sangat diberkati,” katanya tentang tim perawatan dalam penerbangannya.

Maskapai Delta telah mencatat bahwa mereka tidak memiliki kebijakan yang melarang wanita hamil untuk terbang.

"Di Delta, kami tidak memberlakukan pembatasan penerbangan jika Anda hamil dan tidak memerlukan sertifikat medis untuk Anda Bepergian,” tulis situs web mereka.

"Jika Anda bepergian setelah bulan kedelapan, sebaiknya tanyakan kepada dokter Anda untuk memastikan perjalanan tidak dibatasi,” terangnya.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini