Orangtua Pergi ke Masjid, Seorang Balita Tewas Terbakar di Toko Mainan

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 13 Mei 2021 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 13 519 2409733 orangtua-pergi-ke-masjid-seorang-balita-tewas-terbakar-di-toko-mainan-PUldafYS5T.jpeg Foto: Agus Ismanto

GRESIK - Nasib tragis dialami seorang bocah di Kabupaten Gresik. Balita itu tewas akibat kebakaran hebat melanda tiga ruko tempat penjualan mainan anak-anak. Korban ditemukan tewas tertimbun reruntuhan puing-puing sisa kebakaran.

Sebelum kejadian, korban bermain di dalam ruko bersama kakaknya saat orang tuanya pergi ke masjid. Dalam rekamanan video amatir warga, terlihat kobaran api sangat besar meluluhlantakkan ruko yang ada di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (12/5/2021). 

Kondisi makin parah karena embusan angin yang kuat membuat api dengan cepat meluas dan menghanguskan beragam mainan plastik di dalam ruko milik pasangan Muhammad Shoim (49) dan Khusnul Khotimah (40), warga Perum Jaya Maspion Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Geger! Ribuan Meter Lahan di Cilegon Terbakar Akibat Petasan Malam Takbiran

Puluhan warga di sekitar lokasi kejadian telah bergotong-royong membantu memadamkan api, tetapi upayanya gagal karena api dengan cepat meluas dan membesar, hingga dengan cepat melahap benda-benda mudah terbakar di sekitarnya.

Guna memadamkan api, Unit Pmk Lakarsantri Surabaya dan Pemkab Gresik mengerahkan tiga unit mobil damkar. Petugas berhasil memadamkan api setelah mereka berjibaku memadamkan api selama hampir 4,5 jam.

Kapolsek Menganti, AKP Tata Sutisna mengatakan, kebakaran hebat ini menewaskan M. Farouq (5). Balita tersebut terjebak api di dalam ruko yang tengah terbakar hebat, hingga nyawanya tidak terselamatkan.

Baca juga: SPBU di Manggarai Terbakar, Asap Pekat Membubung Tinggi

"Peristiwa kebakaran terjadi saat korban bermain bersama kakaknya, M. Fahri (13). Kakak korban bertugas menjaga toko, karena kedua orang tuanya pamit pergi ke masjid. Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini, dengan memeriksa para saksi," tuturnya.

Diduga, sata berada di dalam ruko korban bermain korek api . Saat korek api menyala, tiba-tiba apinya menyambar mainan anak yang mudah terbakar . Keduanya panik dan menyelamatkan diri. Naas sang adik tak bisa keluar dari kobaran api, hingga ditemukan tewas.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini