Gaza Alami Hari Paling Berdarah, 42 Orang Tewas Akibat Serangan Israel

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 17 Mei 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 18 2411095 gaza-alami-hari-paling-berdarah-42-orang-tewas-akibat-serangan-israel-k1Oh6TMxFH.jpg Api dan asap terlihat dari Gaza menyusul serangan udara Israel, 17 Mei 2021. (Foto: Reuters)

GAZA - Pejabat Palestina di Gaza mengatakan Minggu (16/5/2021) adalah hari paling mematikan sejak pertempuran saat ini dengan Israel dimulai. Lebih dari 40 orang tewas dalam serangan udara Israel terbaru di Gaza, kata para pejabat di sana.

Tentara Israel mengatakan militan Palestina telah menembakkan lebih dari 3.000 roket ke Israel selama seminggu terakhir.

BACA JUGA: Konflik Israel-Hamas Terus Berlangsung, Jurnalis CNN Sebut "Dunia Butuh Seorang Hitler"

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres telah memperingatkan bahwa pertempuran lebih lanjut dapat menjerumuskan kawasan itu ke dalam "krisis yang tidak dapat dikendalikan".

Dia memohon agar kekerasan yang "sangat mengerikan" segera diakhirinya.

Pada Senin (17/5/2021) pagi, pesawat tempur Israel melancarkan 80 serangan udara di beberapa daerah di Kota Gaza, tak lama setelah gerilyawan Hamas menembakkan rentetan roket ke Israel selatan.

Serangan udara Israel menghantam jalan yang sibuk di Gaza setelah tengah malam pada hari Minggu, menyebabkan setidaknya tiga bangunan runtuh dan puluhan kematian.

Hamas meluncurkan serangkaian roket menuju Israel selatan pada malam dan sore hari.

BACA JUGA: Jumlah Korban di Gaza Kian Bertambah, DK PBB Gelar Sidang, Sebut Situasi Sangat Mengerikan

PBB juga memperingatkan kekurangan bahan bakar di Gaza yang dapat menyebabkan rumah sakit dan fasilitas lain kehilangan daya.

Lynn Hastings, wakil koordinator khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, mengatakan kepada BBC bahwa dia telah mengimbau otoritas Israel untuk mengizinkan PBB membawa bahan bakar dan pasokan tetapi diberitahu bahwa itu tidak aman.

Pejabat Gaza mengatakan 42 orang, termasuk 16 wanita dan 10 anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel pada Minggu. Sepuluh orang, termasuk dua anak, tewas dalam serangan roket di Israel sejak pertempuran dimulai Senin (10/5/2021) lalu, kata Israel.

Korban tewas secara keseluruhan di Gaza sekarang mencapai 188 orang, termasuk 55 anak-anak dan 33 wanita, dengan 1.230 terluka, menurut kementerian kesehatan yang dikendalikan Hamas. Israel mengatakan lusinan militan termasuk di antara yang tewas.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini