Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BPBD Kabupaten Bekasi: 21 Kecamatan Rawan Banjir, Warga Harus Waspada

Abdullah M Surjaya , Jurnalis-Jum'at, 04 Juni 2021 |10:08 WIB
BPBD Kabupaten Bekasi: 21 Kecamatan Rawan Banjir, Warga Harus Waspada
Banjir beberapa waktu lalu di Bekasi.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

”Untuk itu, karena ada perubahan cuaca dan iklim, kita semua harus waspada. Kemarin di Kali Ulu dan Kedungwaringin sudah sampai satu lutut, beruntung banjir menggenang sesaat, setelah itu surut lagi,” ungkapnya.

Banjir besar yang terjadi awal tahun lalu membuat jumlah wilayah rawan bencana di Kabupaten Bekasi meningkat dari semula 20 kini menjadi 21 kecamatan.

”Memang ada peningkaan daerah rawan, jadi total ada 21 dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi dengan total 157 titik,” jelasnya.

Seperti diketahui, Februari-Maret lalu banjir besar melanda Kabupaten Bekasi dengan tinggi muka air mencapai lebih dari dua meter. Terparah terjadi di Pebayuran lantaran tanggul di hilir Citarum jebol sehingga merendam ribuan rumah warga.

Lebih dari itu, puluhan ribu warga pun terpaksa mengungsi. Sedangkan hanya dua yang tingkat kerawanannnya banjirnya rendah yaitu Bojongmangu dan Cibarusah. Kendati tingkat kerawanan banjir rendah, bukan berarti kedua daerah itu bebas bencana. Bojongmangu merupakan daerah dataran tinggi sehingga rawam terjadi longsor.

Sedangkan Cibarusah hampir saban tahun dilanda bencana kekeringan karena sulit menemukan mata air.Untuk meminimalkan dampak bencana, pihaknya tengah menambah delapan desa tanggap bencana (Destana). Pembentukan Destana ini untuk mengantisipasi bencana alam di wilayah tersebut.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement