Terpapar Flu Burung, Unggas dari Manado Dicegat Masuk Ternate

Ismail Sangaji, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 340 2420335 terpapar-flu-burung-unggas-dari-manado-dicegat-masuk-ternate-pIuiVhl5Fo.JPG

TERNATE - Karantina Pertanian Ternate lakukan penolakan terhadap dua ekor unggas dewasa asal Manado, Jumat (04/06).

Unggas dewasa yang dikembalikan ke daerah asalnya tersebut berjenis Ayam Bangkok, hasil tangkapan petugas karantina dari yang masuk melalui jalur laut melalui Kapal KM Aksar Saputra.

Unggas dewasa merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan. Maluku Utara termasuk salah satu diantara tiga Provinsi di Indonesia yang masih bebas flu burung. Unggas dewasa dari daerah tidak bebas flu burung dilarang masuk ke Maluku Utara.

“Kami berusaha mencegah masuknya flu burung ke Maluku Utara. Tidak ada yang bisa memastikan, apakah dalam tubuh ayam yang tampaknya sehat ini mengandung virus Avian Influenza atau tidak. Kita lihat di daerah lain sudah banyak kerugian yang dialami peternak kita akibat serangan flu burung. Tentu semuanya akan berimbas secara ekonomi,” kata Yusup Patiroy, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate.

Yusup mengungkapkan bahwa modus para penyelundup untuk memasukkan unggas dewasa ke Maluku Utara semakin berkembang.

“Ayam ini disembunyikan di palka saat petugas kami lakukan penahanan. Para penyelundup itu tentu berharap ayam yang mereka sembunyikan tidak terlihat oleh petugas yang sedang melakukan pengawasan. Namun, petugas kami sudah terlatih di lapangan untuk melihat dan menghadapi beragam modus yang berkembang. Terhadap unggas dewasa yang tertangkap oleh petugas, hanya ada dua opsi, penolakan atau pemusnahan,” terang Yusup.

Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan komitmennya beserta petugas karantina di lapangan untuk selalu melakukan pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa di tempat-tempat pemasukan.

“Maluku Utara ini berbentuk kepulauan dengan banyak tempat pemasukan berupa pelabuhan-pelabuhan kecil. Memang kondisi ini bisa menjadi celah bagi para penyelundup. Namun, kami senantiasa melakukan pengawasan di tempat-tempat pemasukan yang sudah ditetapkan pemerintah, seperti Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong, dan Pelabuhan Jailolo,” jelasnya.

Penolakan dilakukan di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. Unggas dewasa tersebut akan dikembalikan ke daerah asalnya dengan menggunakan alat angkut KM. Permata Obi. Anggota KP3 Pelabuhan Ahmad Yani turut serta menyaksikan penolakan unggas dewasa ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini