Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Elektabilitas Partai Demokrat Disebut Naik karena Isu KLB, Moeldoko: Amin

Antara , Jurnalis-Selasa, 08 Juni 2021 |03:01 WIB
Elektabilitas Partai Demokrat Disebut Naik karena Isu KLB, Moeldoko: Amin
Kepala KSP, Moeldoko (Okezone)
A
A
A

LOMBOK - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko mengucapkan amin atas naiknya elektabilitas Partai Demokrat berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei.

"Amin," ujar Moeldoko singkat, saat dimintai tanggapannya perihal meningkatnya elektabilitas Partai Demokrat akibat pengaruh Moeldoko Effeck, ketika melakukan kunjungan kerja, di Lombok, NTB, Senin.

Ditanya lebih lanjut terkait ancang-ancang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Moeldoko tak ingin berkomentar lebih jauh terkait hal itu. Dirinya lagi-lagi hanya tersenyum kepada sejumlah wartawan.

"Sudah-sudah," ujarnya sambil tertawa kepada wartawan.

Moeldoko hadir di Lombok, NTB dalam kunjungan kerja selama dua hari yakni 7-8 Juni 2020 dalam kapasitas sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Dalam kunjungan kerjanya, Moeldoko sempat meninjau progres pembangunan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) dan Sirkuit MotoGP Mandalika.

Sebelumnya, survei terbaru Parameter Politik Indonesia menunjukkan peningkatan elektabilitas Partai Demokrat.

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan pada akhir Mei, Partai Demokrat berada di posisi keempat dengan elektabilitas 8,4 persen

Hasil tersebut didapat setelah melakukan survei terhadap 1.200 responden melalui telepolling pada 23-28 Mei lalu dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Elektabilitas Demokrat terbilang naik apabila dibandingkan dengan hasil Pemilu 2019 lalu dengan angka 7,77 persen suara nasional.

Pada Maret, Partai Demokrat sempat menarik perhatian akibat kisruh internal. Semua bermula ketika Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai pada Februari.

Ia mengatakan gerakan tersebut dilakukan para elite dan berniat menyelenggarakan kongres luar biasa (KLB) untuk mengganti pimpinan Partai Demokrat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement