Kamp Diserang, 10 Orang Pekerja Penyapu Ranjau Afghanistan Dibunuh

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 09 Juni 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 18 2422464 kamp-diserang-10-orang-pekerja-penyapu-ranjau-afghanistan-dibunuh-H2uzX5Pqds.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

KABUL – Sepuluh orang tewas dan 16 lainnya luka-luka dalam serangan terhadap sebuah kamp penyapu ranjau di Afghanistan.

Badan amal pembersih ranjau Inggris, Halo Trust, dalam keterangannya mengatakan bahwa sekelompok orang memasuki kamp mereka pada Selasa (8/6/2021) malam dan melepaskan tembakan.

BACA JUGA: Setelah Lima Tahun Bertugas, Magawa, Si Tikus Pengendus Ranjau Kamboja Pensiun

"Sekira 110 pria, dari komunitas lokal di Afghanistan utara, berada di kamp setelah menyelesaikan pekerjaan mereka di ladang ranjau terdekat,” kata Kepala Komunikasi untuk Trust, Paul McCann sebagaimana dilansir RTE World.

"Kami mengutuk keras serangan terhadap staf kami, yang melakukan pekerjaan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa. Kami sekarang fokus pada (merawat) staf yang terluka dan mendukung keluarga yang terkena dampak."

Kementerian dalam negeri Afghanistan mengatakan Taliban telah melakukan serangan di provinsi utara Baghlan.

Afghanistan adalah salah satu negara yang paling banyak ditambang di dunia, warisan konflik selama beberapa dekade.

BACA JUGA: Dua Ledakan Bom di Angkutan Umum Afghanistan Tewaskan 12 Warga

Provinsi Baghlan telah menyaksikan pertempuran sengit dalam beberapa bulan terakhir, dengan pertempuran hampir setiap hari antara Taliban dan pasukan pemerintah di beberapa distrik.

Kekerasan telah melonjak di seluruh negeri sejak 1 Mei ketika militer AS memulai penarikan pasukan terakhirnya.

Di beberapa distrik di mana pertempuran sengit terjadi dalam beberapa bulan terakhir, gerilyawan telah menanam bom pinggir jalan dan ranjau untuk menargetkan pasukan pemerintah, tetapi bahan peledak sering membunuh dan melukai warga sipil.

Menurut situs webnya, Halo Trust mempekerjakan hampir 9.000 orang dan bekerja di lebih dari 20 negara dan wilayah di seluruh dunia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini