Terlibat Penambangan Emas Ilegal, 21 Warga Tasikmalaya Ditangkap di Solok

Rus Akbar, Okezone · Senin 14 Juni 2021 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 340 2424570 terlibat-penambangan-emas-ilegal-21-warga-tasikmalaya-ditangkap-di-solok-un8IKK9FsD.jpg Pelaku tambang emas ilegal ditangkap. (Foto: Istimewa)

SOLOK SELATAN - Polres Solok Selatan (Solsel) menangkap 21 orang yang melakukan aktivitas penambangan emas ilegal.

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto mengatakan, puluhan orang tersebut ditangkap Tim Gabungan Polres Solok Selatan dan Satbrimob Polda Sumbar di Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, pada Senin (7/6). 

Baca juga: Polisi Tangkap 11 Penambang Emas Ilegal, 2 Alat Berat Disita

"21 orang yang berasal dari Tasikmalaya Jawa Barat ini diduga direkrut dan dipekerjakan di tambang emas ilegal oleh seseorang, kami sudah kantongi nama, saat ini tim masih melakukan pengejaran oknum pemodal dan backing tersebut," kata Kapolres, Minggu (13/6/2021).

Para pelaku yang ditangkap di Batang Sipotar tersebut melakukan penambangan dengan cara membuat lubang untuk mencari batu yang diperkirakan memiliki kandungan emas. Kemudian, batu tersebut dihancurkan dengan alat yang disebut gelondong. 

Baca juga: 1 Orang Jadi Tersangka Tambang Emas Ilegal yang Longsor di Sulteng

"Setelah batu dihancurkan, kemudian direndam dengan bahan kimia untuk memisahkan emasnya," ujarnya. 

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan sebuah blower, dua unit selang sambungan ke lubang dari blower, sebuah martil, dan satu karung hasil galian batu emas. 

Tedy menambahkan, penggerebekan yang melibatkan sekitar 30 personel gabungan itu dilakukan pada malam hari dengan menempuh jalur darat melalui Kabupaten Dharmasraya. Agar tidak ada kebocoran informasi saat operasi, pergerakan personel juga dilakukan secara diam-diam dan dilakukan penjagaan di empat lokasi dengan menempatkan personel sebanyak 23 orang.

"Selama ini upaya Polres Solok Selatan dalam memberantas penambangan emas secara ilegal yang beroperasi di daerah itu selalu bocor, saat akan dilakukan penggerebekan sesampainya di TKP sudah tidak ada orang, tapi kali ini berhasil dan penangkapan terbanyak dalam penindakan illegal mining," pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini