Dikhawatirkan Jadi "Chernobyl Kedua", China Klaim Pembangkit Tenaga Nuklir Taishan Aman

Antara, · Rabu 16 Juni 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 18 2425968 dikhawatirkan-jadi-chernobyl-kedua-china-klaim-pembangkit-tenaga-nuklir-taishan-aman-8tbJwxTELK.jpg Pembangkit listrik tenaga nuklir Taishan, Guangdong, China. (Foto: Wikipedia)

BEIJING - China mengklaim Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Taishan di Provinsi Guangdong terjamin keamanannya dan tidak berisiko menimbulkan dampak pada lingkungan.

"Situasi sekarang di pembangkit nuklir itu telah memenuhi syarat teknis spesifikasi. Sejauh ini pembangkit nuklir China telah menjalankan operasi dengan catatan bagus tanpa ada dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA Beijing, Rabu (16/6/2021).

BACA JUGA: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir China Diduga Bocor, Munculkan Kekhawatiran Terjadinya "Chernobyl Kedua"

Pernyataan tersebut dikeluarkan untuk menanggapi pernyataan pemerintah Amerika Serikat atas laporan kebocoran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan setelah pemilik saham minoritas asal Prancis, Framatome, memperingatkan ancaman radioaktif yang akan terjadi.

Pembangkit yang berlokasi di Guangdong itu dioperasikan bersama oleh China General Nuclear Power Corporation (CGN) dan Framatome. CGN memegang saham 70 persen, sedangkan Framatome 30 persen.

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Ukraina Hampir Mencapai Chernobyl, Radiasi Naik 16% di Atas Normal

Dalam laporannya pada Minggu (13/6/2021) malam, CGN menyatakan bahwa beberapa indikator lingkungan di sekitar pembangkit nuklirnya normal-normal saja.

Lalu pada Senin (14/6/2021), Framatome juga membuat pernyataan tertulis di laman resminya bahwa sesuai data, pembangkit nuklir di wilayah selatan China itu beroperasi sesuai dengan standar keamanan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini