Kerap Dilanda Banjir, Peta Rawan Bencana Bertebaran di Sidoarjo

Ali Masduki, Koran SI · Minggu 20 Juni 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 519 2427997 kerap-dilanda-banjir-peta-rawan-bencana-bertebaran-di-sidoarjo-LZ69pGZNCl.jpg Petawa rawan bencana di Sidoarjo (Foto : Sindo/Ali M)

SURABAYA - Papan peta rawan bencana bertebaran di desa-desa kawasan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Peta rawan bencana yang dipasang oleh mahasiswa Unitomo peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo tersebut sebagai bentuk edukasi tanggap bencana untuk warga sekitar.

Kepala Desa Banjar Panji, Tanggulangin, Mutma'inah, mengatakan sejumlah desa dikawasan tersebut memang kerap dilanda banjir saat musim penghujan akibat luapa sungai sekitar desa. Sehingga informasi tanggap bencana sangat dibutuhkan agar warga sigap.

"Kami mengapresiasi mahasiswa KKN Unitomo, mereka begitu kompak dan tepat waktu dalam berkoordinasi dengan kami. Kami mengharapkan, papan informasi kelompok rentan sebagai salah satu program kerja mahasiswa KKN Unitomo bisa menjadi acuan bagi warga sekitar agar bergotong royong dan tangguh menghadapi bencana," katanya, Minggu (20/6/2021).

Ketua Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Unitomo,Fadjar Kurnia Hartati, menjelaskan kegiatan KKN saat ini dirancang secara door to door untuk asesmen warga dalam pendataan resiko bencana. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Sebagaimana KKN tematik kebencanaan yang kita usung. Kita mengedukasikan seputar kebencaan mulai dari tingkat terkecil yakni kelompok dasa wisma di desa," ungkap Doktor Bidang Ketahanan Pangan ini.

Baca Juga : DPRD Yogyakarta Usul Keluarga Korban Covid-19 Dapat Santunan

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Amirul Mustofa mengatakan program tematik bencana yang bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo memberi manfaat positif ke masyarakat desa.

"Ada beberapa desa yang sudah kami kunjungi, dan program KKN Tematik Bencana bisa diimplementasikan dengan baik ke masyarakat. Ini artinya, KKN kali ini memberikan kenang-kenangan ke masyarakat berupa edukasi kebencanaan, ini tentu akan membuat masyarakat menjadi tangguh bencana," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini