Share

Wanita yang Sebabkan Kecelakaan Tour de France Ditangkap, Terancam Penjara dan Denda Rp508 Juta

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 01 Juli 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 18 2433647 wanita-yang-sebabkan-kecelakaan-tour-de-france-ditangkap-terancam-penjara-dan-denda-rp508-juta-b2pLXA10Te.jpg Insiden kecelakaan para pengendara sepeda Tour de France (Foto: CNN)

PRANCIS - Wanita yang diduga membentangkan spanduk yang menyebabkan jatuhnya puluhan pengendara sepeda selama tahap pertama Tour de France pada Sabtu (26/6) lalu telah diidentifikasi dan sedang menjalani pemeriksaan polisi

Hal ini diungkapkan kantor kejaksaan Brest kepada CNN. Kecelakaan itu terjadi 45 kilometer dari akhir etape pertama pada Sabtu (26/6) -- dari Brest ke Landerneau -- ketika seorang penonton wanita di pinggir jalan mengacungkan spanduk besar yang menyebabkan kecelakaan itu.

Tidak jelas apa yang ingin dia katakan di papan yang bertuliskan 'ALLEZ OPI-OMI !' dalam bahasa Prancis dan Jerman, yang diterjemahkan menjadi 'Pergilah Nenek dan Kakek.'

Menurut liputan video balapan tentang insiden pada Sabtu (26/6), tanda itu mengenai pebalap Jerman Tony Martin yang sedang bersepeda di dekat kepala kelompok. Martin pun terjatuh yang akhirnya menyebabkan kecelakaan berikutnya dari puluhan pengendara di belakangnya.

(Baca juga: Anak Alergi Parah, Warga Indonesia di AS Bangun Toko Kue Ramah Alergi)

Pengendara sepeda jatuh secara massal dan kecelakaan itu menyebabkan sepeda dan tubuh bertumpukan di jalan. Insiden ini membuat balapan berlangsung selama beberapa menit.

Gendarmes dari wilayah Finistere telah memposting seruan di Facebook untuk melacak penonton wanita yang tampaknya telah meninggalkan tempat kejadian sebelum kedatangan mereka.

Pada Minggu (27/6), gendarmerie Finistère mengumumkan pembukaan penyelidikan yudisial terhadap "cedera yang tidak disengaja dengan kecacatan tidak lebih dari tiga bulan oleh pelanggaran yang disengaja terhadap kewajiban keselamatan atau kehati-hatian."

Mnurut kantor kejaksaan Brest, wanita itu bisa menghadapi hingga dua tahun penjara dan denda USD35.000 (Rp508 juta).

(Baca juga: Jelang Peringatan 60 Tahun Putri Diana, Dunia Mengenang Warisannya

Tahap pembukaan Tour tahun ini telah dirusak oleh serangkaian kecelakaan. Sebelumnya pada Selasa (29/6), selama tahap empat, peloton menghentikan balapan selama sekitar satu menit dalam protes diam untuk kondisi balap yang lebih aman.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini