Perusahaan Mantan Presiden AS Donald Trump Didakwa Atas Tuduhan Penggelapan Pajak

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 02 Juli 2021 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 18 2434305 perusahaan-mantan-presiden-as-donald-trump-didakwa-atas-tuduhan-penggelapan-pajak-12MDYgseEw.JPG Kepala Keuangan Perusahaan Trump Allen Weisselberg. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Perusahaan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan kepala keuangannya telah didakwa dengan kejahatan terkait pajak. 

Allen Weisselberg, (73 tahun), menyerahkan diri ke pihak berwenang New York pada Kamis (1/7/2021). Dia kemudian didakwa menggelapkan pendapatan senilai USD1,7 juta (sekira Rp24 triliun).

BACA JUGA: Biden Tangguhkan Proyek Tembok Perbatasan, Anggaran yang Dialihkan Trump Akan Dikembalikan

Jaksa mengatakan skema yang berjalan selama 15 tahun itu membantu eksekutif perusahaan Trump menghindari pajak dengan memberikan tunjangan, seperti uang sewa dan biaya sekolah, yang disembunyikan dari pihak berwenang.

Pengacara perusahaan dan Weisselberg telah mengaku tidak bersalah atas penipuan pajak.

Tidak ada tuduhan yang diajukan terhadap Trump secara pribadi, meskipun Kota New York telah memutuskan hubungan bisnis dengan mantan presiden yang dimakzulkan dua kali itu.

Trump Organization adalah perusahaan induk keluarga yang memiliki hotel, klub golf, dan properti lainnya. Perusahaan itu juga merupakan inti dari merek global yang mencakup penawaran buku, acara TV, dan gedung pencakar langit yang mengambil nama Trump.

Tuntutan pidana ini adalah yang pertama muncul dari investigasi jangka panjang terhadap dugaan penipuan oleh jaksa wilayah Manhattan dan jaksa agung negara bagian terhadap perusahaan Trump.

BACA JUGA: 6 Bulan Setelah Pilpres AS, Trump Sebut Kekalahannya dari Biden "Kebohongan Besar"

Penyelidikan oleh Jaksa Distrik Cyrus Vance difokuskan pada apakah Weisselberg dan eksekutif perusahaan lainnya menerima tunjangan seperti sewa apartemen atau mobil sewaan tanpa melaporkannya pada pengembalian pajak mereka.

Tuduhan yang diumumkan pada Kamis termasuk penipuan pajak dan pemalsuan catatan bisnis.

Pada sidang di pengadilan pidana Manhattan, Jaksa Carey Dunne mengatakan ini adalah skema penyembunyian pajak yang "menyeluruh dan berani" yang melibatkan "pembayaran di luar pembukuan".

"Itu diatur oleh eksekutif paling senior yang secara finansial menguntungkan diri mereka sendiri dan perusahaan, dengan mendapatkan kenaikan gaji rahasia dengan mengorbankan pembayar pajak negara bagian dan federal," katanya sebagaimana dilansir BBC.

Pengacara Weisselberg mengatakan kliennya siap untuk melawan tuduhan ini di pengadilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini