Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berikut Sejumlah Alutsista Canggih Milik TNI

MNC Portal , Jurnalis-Jum'at, 02 Juli 2021 |06:29 WIB
 Berikut Sejumlah Alutsista Canggih Milik TNI
KRI Spica 934 (foto: istimewa)
A
A
A

3. Helikopter Apache AH 64E

Helikopter serang milik Indonesia ini diproduksi di Amerika Serika. Apache AH 64E diketahui adalah helikopter digitalpertama kepunyaan Indonesia dan memiliki teknologi lebih canggih serta anyar, dibandingkan dengan helikopter serang milik Singapura. Senjata yang terdapat di helikopter ini adalah automatic gun Canon 30 mm dengan kemampuan menembus baja setebal 2-5 cm, roket yang mampu menghancurkan target hingga jarak 7 km dan misil air to ground.

Baca juga: Prabowo: Kita Akan Menambah Kekuatan Tempur TNI!

4. KRI I Gusti Ngurah Rai

Kapal perang canggih hasil kolaborasi PT PAL dengan DSNS Belanda ini memiliki kemampuan bertahan dari serangan udara yang umumnya dilancarkan oleh pesawat tempur. Kemuidian, KRI I Gusti Ngurah Rai juga didesain untuk bertahan dari serangan bawah laut dengan membiaskan gelombang elektromagnetik dari musuh, dan mampu berperang di permukaan laut.

Kemudian, dari bentuk fisiknya, pesawat ini memiliki panjang hingga 105,11 meter dengan lebar 14,02 meter dan bobot penuh 3.216 ton. Instrumen pelengkap yang ada di dalamnya adalah sonar 5,73 meter dengan kecepatan maksimalnya mencapai 28 knot. Kapal ini mengangku persenjataan yang juga tak kalah canggih, seperti rudah S SM Exocet MM40 Block 3 dengan kemampuan serangan hingga 200 km.

5. Skyshield Gun Missile 35 mm MK-2

Lanjutnya, ada Skyshield Gun Missile 35 mm MK-2 yang dibuat di Swiss. Alutsista ini adalah sebuah perisai pertahanan udara milik TNI AU. Diketahui, senjata ini mempunyai jarak jangkauan peluru higga 4 km dengan kecepatan 1.000 peluru per menitnya. Alat ini terdiri dari 2 unit meriam revolver kaliber 35 mm dan sebuah sensor pengendali atau radar.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement