Puluhan Bule Terjaring Razia Masker di Bali, 1 Orang Bakal Dideportasi

Bagus Alit, iNews · Kamis 08 Juli 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 244 2437377 puluhan-bule-terjaring-razia-masker-di-bali-1-orang-bakal-dideportasi-dGABFpe8QT.jpg Bule di Bali terjaring razia masker (Foto: Bagus Alit)

BADUNG - Di tengah penerapan PPKM Darurat, aparat gabungan kembali menjaring puluhan warga negara asing (WNA) yang membandel tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Dari puluhan WNA yang terjaring razia, Satpol PP Bali bahkan langsung merekomendasikan satu WNA di antaranya segera dideportasi karena sama sekali tidak membawa masker saat bepergian.

Tidak hanya kerap berulah, para WNA yang pilih menetap di Bali selama masa pandemi juga dikenal tidak disiplin dan sering mengabaikan penerapan protokol kesehatan terutama wajib masker. Seperti saat aparat gabungan menggelar sidak protokol kesehatan di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, puluhan WNA yang membandel kembali terjaring razia masker.

Baca Juga:  Polda Metro Kantongi 21 Perusahaan Bandel Tak Terapkan WFH saat PPKM Darurat

Meski sudah terjaring razia, sejumlah WNA tetap ngotot mencoba melawan petugas dengan beralasan baru saja selesai makan atau berolahraga. Selain itu, ada juga WNA yang coba mengelabui petugas dengan berpura-pura tak bisa berbahasa Inggris. WNA tersebut akhirnya tak bisa mengelak saat petugas meminta yang bersangkutan menunjukkan paspornya.

WNA yang terjaring razia masker, umumnya telah membawa masker tapi belum digunakan dengan benar sehingga aparat gabungan hanya memberi teguran lisan. Sementara, seorang WNA yang saat terjaring razia sama sekali tidak membawa masker saat bepergian langsung direkomendasikan untuk segera dideportasi.

Sebelum dideportasi, WNA tersebut rencananya kembali dipanggil ke kantor Satpol PP Provinsi untuk dimintai keterangan lanjutan. Khusus untuk WNA yang melanggar aturan selama masa PPKM Darurat akan dijatuhi tindakan administratif keimigrasian berupa pendeteksian, pendeportasian, hingga penangkalan masuk ke wilayah indonesia.

"Kita mempertegas kembali untuk WNA yang masih kita dapati melanggar, yang akan deportasi nanti sesuai disepakati, adalah WNA yang sama sekali tidak menggunakan masker," ujar Kasatpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, Rabu 7 Juli 2021.

Baca Juga:  Puluhan Kendaraan Diputar Balik di Pintu Keluar Tol Pasteur

Selain menjaring puluhan WNA, pada sidak penerapan protokol kesehatan wajib masker tersebut, aparat gabungan juga menjatuhkan denda administrasi sebesar Rp100 ribu bagi 5 orang warga yang sama sekali tak membawa masker serta teguran lisan dan sanksi sosial terhadap 14 pengendara jalan yang tak menggunakan masker sesuai peruntukannya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini