11 Orang Tewas Disambar Petir Saat Foto Selfie

Agregasi BBC Indonesia, · Selasa 13 Juli 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 18 2439787 11-orang-tewas-disambar-petir-saat-foto-selfie-Xy0EkWrMlp.jpg Sambaran petir tewaskan 11 orang saat selfie (Foto: Nurphoto)

INDIA - Sambaran petir menewaskan setidaknya 11 orang dan banyak lainnya luka-luka di Jaipur, India utara, saat swafoto (selfie).

Mereka tewas dan luka-luka pada Minggu (11/07) ketika beramai-ramai selfie di tengah hujan di puncak menara pengintai di Benteng Amer, bangunan yang didirikan pada abad ke-12 dan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata populer.

Dua puluh tujuh orang berada di menara dan dinding benteng ketika insiden terjadi. Beberapa yang terluka disebabkan mereka langsung terjun ke tanah.

Seorang pejabat polisi setempat mengatakan kepada media, sebagian besar korban tewas adalah anak-anak muda.

Masih pada hari yang sama, sembilan orang lainnya juga tewas disambar petir di sejumlah lokasi di negara bagian Rajasthan, di mana Jaipur merupakan salah satu bagian dari negara bagian ini.

(Baca juga: AS Kecam Genosida dan Kekejaman di 6 Negara)

Menteri Utama Rajasthan, Ashok Gehlot, mengumumkan kompensasi USD6.700 (sekitar Rp97 juta) untuk keluarga korban yang meninggal akibat tersambar petir.

Seperti diketahui, petir menewaskan sekitar 2.000 orang per tahun di India.

Selama periode Juni hingga September, berlangsung musim monsun di India yang ditandai dengan seringnya hujan lebat.

Badan meteorologi mengatakan kematian akibat terkena sambaran petir naik dua kali lipat sejak 1960-an. Mereka mengatakan salah satu penyebabnya adalah krisis iklim.

Data memperlihatkan insiden sambaran petir meningkat antara 30 hingga 40% sejak awal hingga pertengahan 1990-an.

(Baca juga: Taliban Kuasai Sejumlah Daerah, Panglima Tertinggi AS Mundur dari Afghanistan)

Pada 2018, terjadi 36.749 sambaran petir dalam periode 13 jam saja di negara bagian Andhra Pradesh.

Insiden ini makin sering terjadi di kawasan-kawasan yang tak banyak memiliki pepohonan, yang menyebabkan warga rentan terkena sambaran petir karena minimnya "perlindungan alami".

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini