Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ingin Bunuh 'Wanita yang Bahagia', Seorang Pria Tusuk 10 Orang di Kereta Komuter

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 09 Agustus 2021 |10:52 WIB
Ingin Bunuh 'Wanita yang Bahagia', Seorang Pria Tusuk 10 Orang di Kereta Komuter
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

TOKYO – Seorang pria menikam 10 orang di kereta komuter berkecepatan tinggi di Tokyo, Jepang. Tersangka yang berhasil ditangkap mengatakan bahwa aksi itu dilakukannya untuk membunuh para wanita yang tampak bahagia.

Serangan itu terjadi di jalur Kereta Listrik Odakyu pada Jumat (7/8/2021) malam di pinggiran barat daya Tokyo, Setagaya. Sepuluh orang penumpang terluka akibat ditikam dengan pisau oleh pelaku.

“Saya ingin membunuh wanita yang tampak bahagia selama enam tahun terakhir. Siapa pun boleh,” kata Yusuke Tsushima, (36 tahun), menurut laporan media Jepang mengutip sumber polisi.

BACA JUGA: AS Cari Wiski Pemberian Jepang yang Hilang

Tsushima lebih lanjut dikutip mengatakan bahwa ia telah memilih kereta api cepat Odakyu Electric Railway karena penumpang tidak memiliki ruang untuk melarikan diri karena periode waktu yang lebih lama antara perhentian.

Menurut laporan, Tsushima dicurigai mengutil dari toko kelontong Tokyo dan seorang pekerja toko wanita memberi tahu polisi. Pria itu dikutip mengatakan kepada polisi bahwa dia awalnya ingin kembali ke toko dan membunuh stafnya, tetapi karena toko itu tutup, dia memutuskan untuk membunuh orang di kereta.

BACA JUGA: Hitungan Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Tewaskan Sopir Truk di Cilincing

Diwartakan RT, Tsushima didakwa dengan percobaan pembunuhan seorang mahasiswi berusia 20 tahun, yang berada dalam kondisi kritis setelah mengalami banyak luka di punggung dan dadanya. Penumpang lain, empat wanita dan lima pria, juga terluka dalam serangan itu.

Setelah melarikan diri dari TKP, Tsushima ditangkap malam itu di sebuah toko serba ada, kata polisi seperti dikutip. Seorang pegawai toko menelepon polisi, mengatakan bahwa pria itu mengatakan kepadanya bahwa dia “lelah melarikan diri,” demikian dilaporkan Kyodo News.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement