Kebakaran Hutan Aljazair Tewaskan Puluhan Orang, Termasuk Tentara

Tim Okezone, Okezone · Rabu 11 Agustus 2021 03:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 18 2453930 kebakaran-hutan-aljazair-tewaskan-puluhan-orang-termasuk-tentara-bKLyPyuFep.jpg Kebakaran hutan ALjazair menewaskan puluhan orang (Foto : Reuters)

ALJAZAIR - Pemerintah Aljazair pada Selasa 10 Agustus 2021, waktu setempat mengatakan para pelaku pembakaran bertanggung jawab atas puluhan kebakaran hutan yang telah menewaskan 24 orang, termasuk 18 orang tentara, serta menghancurkan rumah-rumah di timur ibu kota.

Gumpalan asap mengepul dari kantong-kantong api di hutan di wilayah Tizi Ouzou, sementara penduduk menggunakan cabang-cabang pohon dan melemparkan air dari wadah plastik dalam upaya untuk memadamkan api semampu mereka.

Beberapa keluarga melarikan diri ke hotel, hostel pemuda dan tempat tinggal universitas, kata saksi mata, karena asap tebal menghambat jarak pandang petugas pemadam kebakaran.

"Kami mengalami malam yang mengerikan. Rumah saya benar-benar terbakar," kata Mohamed Kaci, yang melarikan diri dari desa Azazga ke sebuah hotel bersama keluarganya, dilansir dari Reuters, Rabu (11/8/2021).

Menteri Dalam Negeri Kamel Beldjoud mengatakan penyelidikan akan diluncurkan untuk mengidentifikasi mereka yang berada di balik kobaran api saat dia menyebutkan jumlah korban tewas enam orang.

Baca Juga : Kata Joe Biden Jakarta Bakal Tenggelam, Anies: Ayo Perbaiki Sama-Sama

Kementerian pertahanan kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 18 orang militer tewas dan tujuh lainnya terluka ketika mereka mencoba memadamkan api.

"Hanya tangan-tangan kriminal yang bisa berada di balik ledakan serentak sekitar 50 kebakaran di beberapa daerah di provinsi itu," kata menteri itu di televisi pemerintah.

Petugas pemadam kebakaran dan tentara masih berusaha menahan kobaran api, dan Beldjoud mengatakan prioritasnya adalah menghindari lebih banyak korban. Dia berjanji akan memberikan kompensasi kepada mereka yang terkena dampak.

Kebakaran yang lebih kecil juga merusak hutan di setidaknya 13 provinsi sejak Senin malam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini