Share

Polisi Selamatkan 4 ABG Korban Perdagangan Orang, Tangis Pecah saat Bertemu Orangtua

Toiskandar, iNews · Senin 16 Agustus 2021 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 525 2456043 polisi-selamatkan-4-abg-korban-perdagangan-orang-tangis-pecah-saat-bertemu-orangtua-xP90JKGUHn.jpg Foto: Toiskandar

INDRAMAYU – Sebanyak empat korban perdagangan orang dipertemukan dengan orangtuanya, Minggu (15/8/2021) sore. Suasana haru mewarnai penyerahan korban yang sudah tiga bulan mengalami eksploitasi seksual, kepada pihak keluarga.

SDD, gadis warga Kecamatan Indramayu beserta tiga temannya merupakan korban tindak pidana perdagangan orang. Mereka dijual oleh sindikat TPPO dan dipaksa melayani tamu pria hidung belang di sebuah tempat karaoke di kafe Kabupaten Paniai, Papua.

Sebelumnya, SDD yang masih berusia 14 tahun yang berstatus pelajar SMP diajak pelaku bekerja di salah satu kafe. Nahas, korban disandera di sebuah kafe di Paniai dan dipaksa melayani pria hidung belang.

Setiap kali menolak untuk melayani, SDD berserta empat temanya disiksa pemilik kafe.

Baca juga: Cari Kerja di Bali, Wanita Asal Bogor Malah Dijual ke Pria "Hidung Belang"

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan hilangnya anak di bawah umur.

Polisi kemudian menemukan fakta bahwa korban dijual kepada pria hidung belang di wilayah Papua.

Setelah menjalani pemeriksaan, keempat korban dipulangkan menuju tempat tinggalnya masing-masing di Kecamatan Indramayu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini