Share

Keraton Kasepuhan Cirebon Disegel!

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 17 Agustus 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 525 2456778 keraton-kasepuhan-cirebon-disegel-Ohy3nx87xV.jpg Keraton Kasepuhan digembok (Foto: Okezone/Fathnur)

CIREBON - Polemik di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, masih terjadi. Teranyar, gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon digembok oleh sekelompok orang dari Barisan Santana Kesultanan Cirebon.

Diketahui aksi penggembokan gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon ini terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Hingga saat ini, gembok tersebut masih terpasang di gerbang keraton.

Tidak hanya menggembok, mereka juga sempat memasang spanduk bertuliskan 'Segel' di gerbang keraton. Akan tetapi, sekitar pukul 09.00 WIB spanduk tersebut kemudian dicopot kembali.

Ketua Buhun Santana Kesultanan Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja menjelaskan, aksi penggembokan gerbang keraton tersebut sebagai bentuk aspirasi kelompoknya. Pihaknya ingin Keraton Kasepuhan Cirebon segera dibenahi.

"Kami meminta agar ada mediasi. Keraton kami segel supaya dibenahi," ujar pria yang juga sering disapa Pangeran Kuda Putih, kepada wartawan di Kaprabonan Cirebon, Selasa (17/8/8/2021).

Menurut Heru, pihak yang saat ini berada di dalam Keraton Kasepuhan Cirebon bukanlah bagian dari pewaris. Oleh karena itu, ia meminta supaya kegiatan dan status sultan di Keraton dibekukan terlebih dahulu.

Ia menegaskan, Santana Kesultanan Cirebon menginginkan agar Keraton Kasepuhan Cirebon dibenahi. "Walaupun kami dianggap berebut tahta, statemen saya hingga sekarang tidak ada satu pun yang menyebut saya berhak menjadi sultan," ujarnya.

Heru menambahkan, pihaknya sudah mencoba untuk melakukan komunikasi dengan pihak yang ada di Keraton Kasepuhan Cirebon. Ia ingin berdiskusi dengan mereka.

"Kami ingin bicara dengan mereka. Komunikasi sejak tahun lalu. Mungkin mereka menganggap kami ingin merebut tahkta," tuturnya.

Sementara itu, hingga kini pihak Kasepuhan Cirebon belum mengeluarkan keterangan resmi terkait aksi penggembokan gerbang keraton itu. Saat ini, sejumlah petugas dari kepolisian tengah berjaga di lingkungan keraton.

Untuk diketahui, sejak tahun lalu polemik antara Santana Kesultanan Cirebon dengan Keraton Kasepuhan mulai terjadi. Pihak Santana Kesultanan Cirebon mengklaim sebagai turunan atau keluarga langsung dari Sunan Gunung Jati.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(kha)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini