Virus Nipah (NiV) yang sangat menular, yang menyebabkan peradangan otak fatal atau penyakit pernapasan pada manusia, telah ditemukan pada sampel kelelawar di India, lapor The Indian Express, mengutip survei lintas seksi oleh Dewan Penelitian Medis India dan Badan Nasional Institut Virologi. Virus Nipah disebarkan oleh air liur kelelawar buah.
Wabah virus Nipah pertama yang diketahui tercatat di peternakan babi di Malaysia pada akhir 1990-an. Di India, wabah Nipah dilaporkan di Negara Bagian Benggala Barat pada 2001 dan 2007 dan dua kali di Kerala, pada 2018 dan 2019.
(Rahman Asmardika)