Tangkap KKB Tanpa Korban Jiwa, 10 Prajurit Kodam Cendrawasih Naik Pangkat

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 10 September 2021 22:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 340 2469599 tangkap-kkb-tanpa-korban-jiwa-10-prajurit-kodam-cendrawasih-naik-pangkat-f163As5Xyw.jpg Foto: TNI AD

JAKARTA - Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memberi penghargaan kepada 10 prajurit TNI AD. Penyerahan itu bertempat di Makodam XVII Cendrawasih, Papua, Jumat (10/9/2021).

Rincian penghargaan itu diberikan kepada enam personel Deninteldam XVII Cenderawasih yang berhasil mendapat satu pucuk senjata api dan empat orang Babinsa Koramil 1715-05 Batom Kodim 1715 Yahukimo yang berhasil menangkap dua orang KKB beserta lima pucuk senjata api.

Yudo menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para prajurit yang berhasil mendapatkan senjata api dan menangkap anggota KKB tanpa kontak tembak serta tanpa jatuhnya korban jiwa.

Lebih jauh disampaikan Yugo bahwasanya KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan apresiasi terhadap prestasi yang membanggakan tersebut.

"ini merupakan prestasi yang luar biasa dan patut untuk dibanggakan. Ini menunjukkan bahwa kalian telah melaksanakan tugas dengan baik. Pembinaan teritorial dan komunikasi sosial yang dilaksanakan membuahkan hasil yang membanggakan. Tanpa sebutir peluru dan korban jiwa, kalian telah mendapatkan 6 senjata api,” ucap Yugo.

Dia memaparkan, aturan dalam militer sudah jelas tentang reward and punishment. Menurut dia, prajurit yang berprestasi harus diberikan penghargaan dan yang melanggar tentunya akan diberikan sanksi.

Baca juga: Prajurit TNI AD Tangkap Dua KKB, 5 Senpi dan Puluhan Amunisi Diamankan

"Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang telah kalian capai, saya selaku Pangdam XVII/Cenderawasih akan memberikan piagam penghargaan dan tali asih," katanya.

Yugo menjelaskan, KSAD Andika telah menyetujui usulan untuk para prajurit yang berprestasi mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Tentunya hal itu sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Pembinaan teritorial merupakan senjata yang ampuh untuk mengambil hati dan kepercayaan masyarakat, sehingga secara sukarela melaporkan hal yang mencurigakan kepada aparat TNI," ujarnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini