Kasus Tumbal Pesugihan, Polisi Minta Izin Keluarga Autopsi Jenazah Dandi Saputra

Bugma, iNews · Senin 13 September 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 609 2470516 kasus-tumbal-pesugihan-polisi-minta-izin-keluarga-autopsi-jenazah-dandi-saputra-JqJuSMicUH.jpg Polisi minta izin autopsi jenazah Dandi Saputra (Foto: Bugma)

GOWA - Satuan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau (PPA) Reserse Kriminal Polres Gowa, Sulawesi Selatan meminta persetujuan keluarga AP untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Dandi Saputra di pemakaman Kelurahan Gantarang Kecamatan Tinggimoncong. Polisi membutuhkan persetujuan keluarga untuk bisa mengungkap penyebab tewasnya korban.

Sebelumnya Dandi Saputra dicurigai oleh keluarga tewas dengan cara tidak wajar. Selain melihat wajahnya yang penuh luka lebam, kondisi wajah hitam dan di sekitarnya ditemukan garam berceceran di dalam kamarnya. Diduga korban tewas akibat dicekoki air garam oleh orangtuanya.

Baca Juga:  Kasus Cungkil Mata Anak, Polisi Periksa 9 Saksi Termasuk Dukun

Menurut keluarga AP yang juga paman korban, Bayu saat ini proses penyelidikan tentang tewasnya Dandi Saputra Diserahkan kepada polisi untuk diungkap.

Meski demikian, keluarga Dandi Saputra mengakui masih ada keluarganya yang menolak untuk dilakukan pembongkaran makam. Usai menerima persetujuan dari keluarga, polisi berjanji akan segera melakukan pembongkaran makam dan melakukan proses autopsi.

Sudah sepekan berlalu pemakaman terhadap jenazah Dandi Saputra yang diduga tewas akibat dijadikan tumbal oleh kedua orangtuanya di Gowa. Sementara adiknya, AP yang juga diduga dijadikan tumbah pesugihan matanya dicungkil.

Keluarga korban berharap polisi secepatnya melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab tewasnya Dandi Saputra. Baca Juga: Aksi Heroik TNI saat Bocah AP Disiksa Orangtuanya sebagai Tumbal Pesugihan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini