4 Nakes Korban KKB Dirawat di RS Marthen Indey

Antara, · Sabtu 18 September 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 340 2473385 4-nakes-korban-kkb-dirawat-di-rs-marthen-indey-D8wolL47BC.jpg Dokter Restu Pamanggi, dokter Puskesmas Kiwirok yang menjadi korban kekerasan KKB (Foto: Antara)

JAYAPURA - Sebanyak empat dari sembilan orang tenaga kesehatan (nakes) yang mengalami luka serius akibat dianiaya kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura.

Kepala RS Marthen Indey Kolonel Ckm dr I Ketut Djulijasa mengatakan, seluruh korban telah mendapatkan perawatan secara intensif.

"Para korban saat ini sedang mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memberikan perhatian penuh terhadap pengobatan seluruh korban dengan memerintahkan agar semua korban diberikan penanganan dan perawatan yang terbaik," katanya, di Jayapura, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga:  TNI Berhasil Evakuasi 9 Nakes Selamat Korban Penembakan KKB Papua

Korban selain mengalami kekerasan juga masih trauma psikologis akibat tindakan kekerasan dan kekejaman yang dilakukan KKB. Pihak rumah sakit selain memberikan pengobatan secara fisik, juga memberikan terapi psikologis kepada para korban yang mengalami trauma.

"Mari kita doakan semoga korban dapat segera pulih dan sehat kembali, " kata Karumkit TK II Marten Indey.

Dalam kesempatan itu, Djulijasa mengatakan, lima orang nakes yang mengalami luka ringan setelah dilaksanakan pemeriksaan secara intensif, Jumat 17 September, atas permintaan sendiri sudah kembali ke rumah sanak famili yang berada di Jayapura.

Baca Juga:  Ratusan Nakes di Pegunungan Bintang Bakar 1.000 Lilin Kenang Perawat Gugur Akibat Penyerangan KKB

Selain keempat nakes, anggota Yonif 403/WP yang mengalami luka tembak di lengan kanan juga dirawat di RS Marthen Indey, kata Kol CKM Ketut.

Seperti diberitakan sebelumnya, para nakes mengalami cidera saat berupaya menyelamatkan diri dari aksi kekerasan yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo di Kiwirok pada Senin 13 September.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini