Upaya Kudeta di Sudan Berhasil Digagalkan, Situasi Terkendali

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 21 September 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 18 2474682 upaya-kudeta-di-sudan-berhasil-digagalkan-situasi-terkendali-UKIoGFi5HQ.jpg Perdana Menteri Sudan Abdullah Hamdok. (Foto: Reuters)

KHARTOUM – Pihak berwenang Sudan telah menggagalkan upaya kudeta dan situasi telah terkendali, demikian disampaikan seorang anggota dewan penguasa negara itu pada Selasa (21/9/2021).

Juru Bicara Dewan Penguasa Sudan, Mohamed Al Faki Suleiman mengatakan bahwa interogasi terhadap tersangka yang terlibat dalam percobaan kudeta pada Senin (20/9/221) akan dimulai dan militer akan segera mengeluarkan pernyataan.

BACA JUGA: Militer Sudan Dilaporkan Telah Kudeta Presiden Omar Al Bashir

Sebuah sumber pemerintah, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan upaya kudeta itu melibatkan upaya untuk menguasai radio negara di Omdurman, di seberang sungai Nil dari ibu kota, Khartoum.

Langkah-langkah sedang diambil untuk menahan sejumlah orang yang terlibat, kata sumber itu sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Dipicu Pembunuhan Warga Suku Arab, 83 Orang Tewas dalam Serangan Milisi di Sudan

Seorang saksi mengatakan bahwa militer telah menggunakan tank untuk menutup jembatan yang menghubungkan Khartoum dengan Omdurman pada Selasa pagi.

Sudan sedang diperintah di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan yang rapuh antara militer dan warga sipil setelah penggulingan mantan Presiden Omar al-Bashir pada April 2019.

Kudeta pada April 2019 di Sudan dipicu oleh protes rakyat besar-besaran yang dimulai pada Desember 2018 di tengah krisis ekonomi dan penurunan standar hidup yang parah. Presiden Omar al-Bashir, yang telah memerintah selama 30 tahun, digulingkan dari kekuasaan dan kemudian dipenjarakan.

Pada akhir Agustus 2019, kepala dewan militer transisi Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, mengambil sumpah jabatan sebagai kepala Dewan Berdaulat negara itu. Perdana Menteri Sudan yang baru, Abdullah Hamdok, dilantik pada 21 Agustus 2019. Otoritas militer dan sipil menyepakati masa transisi untuk reformasi politik dan ekonomi skala besar.

Otoritas transisi mengatakan mereka telah menggagalkan atau mendeteksi upaya kudeta sebelumnya yang terkait dengan faksi-faksi yang setia kepada Bashir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini