Pegawai Rutan Aniaya Santri, Kemenkumham: Kita Serahkan Penuh ke Polisi

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 22 September 2021 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 608 2474956 pegawai-rutan-aniaya-santri-kemenkumham-kita-serahkan-penuh-ke-polisi-TRl2HdJOS6.jpg Foto: Istimewa

MEDAN - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan terhadap seorang satri oleh oknum pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Natal berinisial DG, kepada pihak kepolisian. 

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi mengatakan pihaknya sepenuhnya percaya polisi akan mengusut kasus itu secara profesional. 

"Untuk kasus itu kita serahkan saja kepada pihak kepolisian, untuk mengusut dengan tuntas,” kata Imam, Selasa (21/9/2021).

Secara internal, kata Imam, pihaknya juga nanti akan melakukan pemeriksaan terhadap DG. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya digunakan untuk memutuskan perihal pemberian sanksi.

"Nanti kita lakukan pemeriksaan dulu. Kita kan belum tahu masalahnya. Kalau dari laporan yang saya terima, permasalahan kecelakaan lalu lintas dan sudah ditangani kepolisian," pungkasnya.  

Sebelumnya, seorang santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara bernama Said Rahman (14), diduga mengalami penganiayaan dan ancaman akan dibunuh oleh DG. 

Baca juga: Terungkap! Napoleon Pukuli M Kece Dibantu Eks Panglima Laskar FPI, Berikut 5 Faktanya

Penganiayaan dan pengancaman itu merupakan buntut dari kecelakaan lalu lintas, di mana korban tanpa sengaja menyenggol mobil milik DG.  

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajahnya. DG sendiri sudah ditangkap polisi pada Senin, 20 September 2021 malam.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini