Sementara itu, Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah menjelaskan, bila ada persoalan yang ditemukan dalam latihan, itu menunjukan perubahan situasi dan perkembangan kemampuan profesionalisme dalam melaksanakan latihan bilateral. Untuk dapat beradaptasi secara cepat, kata Arsyad maka perencanaan yang bersifat fleksibilitas perlu dipersiapkan.
"Meski di tengah pandemi, tujuan latihan harus dapat dicapai melalui pengembangan prosedur bersama, skenario latihan dengan melakukan latihan komunikasi dan manuver taktis,” ungkap Arsyad melalui keterangan tertulis dikutip Kamis (23/9/2021).
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.