Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Perkembangan Komunis Sejak 1848, Dilahirkan Karl Marx

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Kamis, 30 September 2021 |09:04 WIB
Sejarah Perkembangan Komunis Sejak 1848, Dilahirkan Karl Marx
Karl Marx
A
A
A

MELANSIR History.com, komunis adalah ideologi politik dan ekonomi yang menerapkan sistem tanpa kelas yang dikendalikan oleh pemerintah di mana segala sesuatu dibagi secara merata. Sejarah komunis dipopulerkan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels. Berikut sejarah komunis di dunia.

21 Februari 1848

Ekonom dan filsuf Jerman Karl Marx dan Friedrich Engels menerbitkan buku Manifesto Komunis untuk menyerukan pemberontakan kelas pekerja melawan kapitalisme. Motonya, "Pekerja dunia, bersatu!".

7 November 1917

Vladimir Lenin sebagai pimpinan Bolshevik merebut kekuasaan selama Revolusi Oktober dan menjadi pemerintahan komunis pertama. Lenin menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih kekuasaan.

1 Juli 1921

Terinspirasi oleh Revolusi Rusia, terbentuk Partai Komunis China.

21 Januari 1924

Lenin meninggal pada usia 54 karena sakit. Joseph Stalin yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Lenin, akhirnya mengambil alih pemerintahan resmi Uni Soviet hingga dirinya meninggal pada 1953.

1940-1979

Komunis didirikan dengan paksa atau sebaliknya di Estonia, Latvia, Lithuania, Yugoslavia, Polandia, Korea Utara, Albania, Bulgaria, Rumania, Cekoslowakia, Jerman Timur, Hongaria, China, Tibet, Vietnam Utara, Guinea, Kuba, Yaman, Kenya, Sudan, Kongo, Burma, Angola, Benin, Tanjung Verde, Laos, Kampuchea, Madagaskar, Mozambik, Vietnam Selatan, Somalia, Seychelles, Afghanistan, Grenada, Nikaragua.

9 Mei 1945

Uni Soviet menyatakan kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

5 Maret 1946

Perdana Menteri Inggris Winston Churchill membuat pidatonya yang dikenal "Tirai Besi" di untuk memperingatkan Amerika tentang perpecahan antara Uni Soviet dan sekutu Barat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement