Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dirut Transjakarta Meninggal Bukan karena Covid-19

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Minggu, 03 Oktober 2021 |13:38 WIB
Dirut Transjakarta Meninggal Bukan karena Covid-19
Dirut PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo. (Twitter)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo meninggal dunia pada Minggu (3/10/2021) ini. Jhony meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) bukan karena Covid-19.

"Beberapa hari belakangan, bapak sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun mungkin Allah berhendak lain," ujar Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza pada wartawan, Minggu (3/10/2021).

Menurutnya, keluarga besar Transjakarta sangat kehilangan dan berduka atas kabar meninggalnya Jhony di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada Minggu (3/10/2021) tadi, pukul 09.51 WIB. Pihak Transjakarta meminta doa pada semua orang agar mendapatkan tempat terbaik di sisi- NYA.

"Tidak ada alasan untuk kami tidak memberikan pelayanan terbaik, kita harus tetap melanjutkan perjuangan yang sudah beliau lakukan. Terima kasih Pak Jhony, telah membawa Transjakarta terbang dengan pelayanan terbaik sampai saat ini. Transjakarta bangga pernah memiliki beliau," tuturnya.

Dia menerangkan, meskipun kehilangan pemimpin, Transjakarta memastikan akan terus fokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Adapun meninggalnya Jhony dipastikan bukan karena Covid-19 dan rencananya beliau akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Baca Juga : Jenazah Dirut Transjakarta Sardjono Jhony Akan Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Sebagaimana diketahui, Sardjhono Jhony Tjitrokusumo resmi diangkat menjadi Direktur Utama PT Transjakarta pada 29 Mei 2020. Sebelum bergabung dengan Transjakarta Jhony merupakan seorang penerbang yang pernah bekerja di beberapa maskapai dunia. Ia juga pernah menjadi Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines 2010-2012, Pendiri dan pemilik Perusahaan Leste Aviation di Timor Leste tahun 2013, Direktur Operasional Bandara Internasional Jawa Barat, Chairman West Java Enterprises Partnership, Pendiri Leste Development And Invesment Company tahun 2016. Selanjutnya ia menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura 1 (Persero) sejak 2017 hingga 2020 yang membawahi portofolio Bisnis Induk Usaha, IT dan Digitalisasi.

Sejak dipimpin oleh Jhony, Transjakarta banyak mengalami kemajuan dari berbagai sisi, khususnya dalam sisi transformasi digital di antaranya meluncurkan Aplikasi TIJE, Fasilitas Wifi berkecepatan tinggi, tanpa bayar dan tanpa batas kuota, penggunaan QR tiket sebagai akses masuk gate halte hingga penerapan teknologi face recognition sebagai akses masuk karyawan di kantor pusat.

Berikutnya melakukan revitalisasi dan perbaikan sebanyak 46 halte terdampak demo pada bulan Oktober 2020 dengan pelayanan minimum kurang dari satu minggu, menerapkan skema Bus Driver Maintenance Insurance (BDMI) kepada Agen Pemegang Merek (APM) dan mitra operator.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement