Gegara Rewel, Bibir Balita Disulut dengan Lidi Api oleh Ayah Tiri

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 06 Oktober 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 510 2481852 gegara-rewel-bibir-balita-disulut-dengan-lidi-api-oleh-ayah-tiri-NKt6CzTs0H.jpg Polisi menangkap seorang ayah yang menganiaya anak tirinya (Foto: Priyo Setyawan)

SLEMAN - Pria berinisial GY (24) harus berurusan dengan yang pihak berwajib, setelah menganiaya anak tirinya, yang masih balita NF (2,5). Peristiwa itu terjadi, Kamis dini hari, 12 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB. Penganiayaan dengan cara menempelkan lidi yang mash membara ke bibir korban saat sedang tidur. Warga Prambanan, Sleman itu pun sekarang harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sleman.

Kanit PPA Satresrkim Polres Sleman, Iptu Yunanto Kukuh Prabowo mengatakan, kasus ini terungkap, saat NF yang sedang tidur sama ibunya RPS, tiba-tiba menangis. Sehingga membuat RPS terbangun.

Baca Juga:  Aniaya Anak Disabilitas, Pasutri Pengasuh Penitipan Anak Ditangkap

Saat didekati, ada luka di bibir bawah dan atas serta kaki anaknya. Bersamaan dengan itu melihat suaminya membawa lidi yang masih ada bara apinya dan didekatnya ada korek api.

“Mengetahui hal itu, langsung memukul tangan suaminya yang membawa lidi dengan bara api dan mengedong anaknya,” kata Kukuh.

RPS kemudian membawa NF ke rumah neneknya. Setelah kembali bertanya kepada GY apa yang telah dilakukan kepada anaknya. Namun, pelaku tidak mengakuinya, malah pergi meninggalkan rumah.

"Jengkel atas perbuatan suaminya, ibu korban lantas melapor ke Polres Sleman,” paparnya.

Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan memanggil terlapor sebanyak dua kali. Namun, pelaku tidak pernah memenuhi panggilan.

“Petugas akhirnya melakukan melakukan penangkapan dan melakukan penahanan,” katanya.

Baca Juga:  Kasus Pria Tewas di Kali Cengkareng, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa kaos anak yang berwarna pink dan lembar fotokopi Kartu Keluarga.

Dari pemeriksaan GY melakukan tindakan itu, karena kesal, sebab anak tirinya sering rewel Atas kasus ini pelaku dijerat Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 dan atau 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini