Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cahaya Misterius Melesat dari Pusara Makam Bung Karno Menuju Candi Penataran

Solichan Arif , Jurnalis-Senin, 11 Oktober 2021 |14:13 WIB
Cahaya Misterius Melesat dari Pusara Makam Bung Karno Menuju Candi Penataran
Makam Bung Karno/ MNC Media
A
A
A

Didahului memburuknya kesehatan pada 20 Juni 1970. Sesuai komunike medis Tim Dokter yang diketuai Prof Dr Mahar Mardjono, tepat pukul 07.00 Wib tanggal 21 Juni 1970, Bung Karno wafat. Saat jenazah masih disemayamkan di Wisma Yaso, sejumlah tokoh berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa.

Terlihat hadir Jendral AH Nasution, Buya Hamka, Prof Sumitro dan Jendral Sarwo Edi. Dari keluarga tampak mantan istri Bung Karno, Inggit Garnasih yang langsung datang dari Bandung. Kemudian Haryati, Yurike Sanger, Ratna Sari Dewi yang duduk bersebelahan dengan Hartini.

Sementara Fatmawati hanya mengirim karangan bunga duka cita yang bertuliskan : "Cintamu selalu menjiwai rakyat. Cinta Fat". Namun jenazah Bung Karno gagal dimakamkan di tempat sesuai dengan surat wasiatnya. Sesuai Keputusan Presiden RI No 44 Tahun 1970, Presiden Soeharto menetapkan tempat makam jenazah almarhum Bung Karno di Blitar.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement