Organisasi-organisasi pejuang hak asasi manusia telah lama memperkirakan jumlah warga Panama yang menjadi korban sebenarnya melebihi angka resmi 300 orang.
Hal itulah yang mendorong Presiden Juan Carlos Varela untuk membentuk komisi untuk menyelidiki angka sebenarnya.
Hanya 23 tentara AS kehilangan nyawa dalam peristiwa itu.
Invasi AS itu menjadi luka menganga bagi banyak warga Panama yang setiap tahun mengenang peristiwa itu. Mereka meminta agar setiap 20 Desember diperingati sebagai hari berkabung nasional.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.