Keren! Pemuda Ini Ciptakan Miniatur Masjid Pendeteksi Gempa

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Sabtu 23 Oktober 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 608 2490533 keren-pemuda-ini-ciptakan-miniatur-masjid-pendeteksi-gempa-BnAqHwvm4z.jpg Eko Prayetno menciptakan alat pendeteksi gempa bumi (Foto: Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN - Seorang pemuda di kota Medan, Sumatera Utara, Eko Prayetno menciptakan miniatur masjid yang mampu menjadi alat pendeteksi gempa bumi. Alat ini akan mengeluarkan lampu sebagai sensor, serta alarm peringatan jika terjadi getaran dan guncangan.

Pemuda kreatif itu memanfaatkan berbahan dasar limbah yang disulap menjadi barang yang bermanfaat dan menghasilkan rupiah.

Baca Juga:  Gempa Bumi M3,0 Guncang Kota Salatiga, Terasa hingga Ambarawa

Sejumlah bahan dipersiapakan dalam membuat miniatur masjid ini di antaranya stik eskrim, lidi tusuk sate, styrofoam, fiber bekas pintu kamar mandi, serta karpet bekas yang kesemua bahan ini merupakan limbah yang didapat dari sekitar rumah.

Satu per satu bahan pun dirangkai, mulai dari pembuatan pola, pembentukan pintu yang berbahan stik eskrim, atap miniatur masjid yang terbuat dari styrofoam bekas, serta kubah masjid yang terbuat dari mika bekas bola lampu yang sudah tidak terpakai.

Memakan waktu satu hari setelah miniatur terbentuk, dilakukan pemasangan sensor yang terbuat dari lampu senter serta alarm yang terbuat dari bekas jam beker. Cara kerja miniatur masjid ini mendeteksi terjadinya getaran dan guncangan. Kemudian, sensor akan bekerja, lampu akan berkedip, serta suara alarm akan berbunyi menandakan terjadinya gempa bumi.

Eko mengatakan, inspirasi ini didapatnya dikarenakan Indonesia merupakan daerah yang rawan terjadi bencana termasuk gempa bumi. Dari sinilah dia memiliki ide untuk membuat alat pendeteksi gempa yang tercipta dari limbah bekas.

Baca Juga:  Gempa M5,3 Malang, Atap Ruang Kelas SMPN 1 Pasrujambe Lumajang Rusak

Sejauh ini miniatur masjid pendeteksi gempa bumi yang dibuatnya sudah diproduksi sebanyak empat buah untuk satu miniatur ini dihargai Rp200 ribu. Dia juga berharap temuannya ini dapat disempurnakan dan mendapat perhatian dari pemerintah agar bisa dijadikan sebagai alat pendeteksi dini gempa bumi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini