Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pentagon: ISIS-K Bisa Serang AS Tahun Depan

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 27 Oktober 2021 |08:59 WIB
Pentagon: ISIS-K Bisa Serang AS Tahun Depan
ISIS-K bisa serang AS tahun depan (Foto: Daily Star)
A
A
A

WASHINGTON - Pejabat tinggi kebijakan Pentagon, pada Selasa (26/10), mengatakan ISIS-K dapat melakukan serangan terhadap Amerika Serikat (AS) tahun depan.

Berbicara di depan Komite Angkatan Bersenjata Senat, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan, Colin Kahl, mengatakan kelompok itu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan serangan seperti itu sekarang.

“Kita bisa melihat ISIS-K menghasilkan kemampuan itu di suatu tempat antara enam atau 12 bulan,” terangnya.

Dia menjelaskan al-Qaeda akan membutuhkan satu atau dua tahun untuk membangun kembali kemampuan itu.

Baca juga: Intel AS: Ada Ancaman Teroris Baru yang Lebih Besar Selain Afghanistan

"Kami telah melihat tanda-tanda ... bahwa Taliban waspada terhadap Afghanistan yang menjadi batu loncatan untuk serangan eksternal al-Qaeda, bukan karena Taliban adalah orang baik, tetapi karena mereka takut akan pembalasan internasional jika itu terjadi," kata Kahl kepada anggota parlemen.

Kahl menguraikan garis waktu tercepat dari seorang anggota pemerintah AS tentang seberapa cepat organisasi teror yang berbasis di Afghanistan yang menewaskan 13 anggota layanan AS dalam pemboman bunuh diri akhir Agustus di Kabul dapat menimbulkan ancaman bagi AS.

Baca juga: Peringatkan ISIS-K, Biden: Kami Belum Selesai dengan Anda!

Jendela Kahl mengatakan ancaman teror yang berasal dari Afghanistan bisa lebih pendek dan lebih cepat, dan itu terjadi ketika pemerintahan Biden masih berusaha mencari cara untuk melakukan apa yang disebut operasi over-the-horizon untuk mengumpulkan intelijen dan, jika perlu, melakukan serangan kontraterorisme di Afghanistan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement