Lebih lanjut, Agus menekankan pada hakikatnya sebuah generasi dinilai tidak siap bila mengabaikan perkembangan lingkungan strategis. Oleh karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri sebagai antisipasi untuk menjawab tantangan-tantangan di masa depan.
“Di sini juga kita tampilkan contoh-contoh generasi muda yang telah memberikan bukti nyata, jadi bukan hanya dibicarakan lagi, bukan didiskusikan lagi, tapi sudah memberikan karya nyata, memberikan sumbangan bagi pembangunan bangsa sesuai dengan marwah dari sumpah pemuda," tutupnya.
Sebegai informasi, dalam acara Gebyar Wawasan Kebangsaan menggunakan tanda pagar (tagar) 'Karya Nyata Garuda Muda'. Adapun narasumber yang hadir selain Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia, dan peraih mendali emas Para-Olimpiade 2020 Leani Ratri Oktila.
Dengan digelarnya Gebyar Wawasan Kebangsaan, Lemhannas RI berharap dapat memberikan semangat kepada para pemuda yang tengah berjuang di masa kini untuk menggapai cita-cita untuk tetap terus melakukan hal positif di tengah situasi pandemi.
Terlebih tahun 2045 diproyeksikan menjadi masa emas bagi Indonesia. Pada 2045, Indonesia akan memiliki bonus demografi, dimana angka usia produktif lebih banyak dibandingkan usia tidak produktif.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.