“(Taman Literasi) diletakkan di Taman Martha Christina Tiahahu, seorang pahlawan asal Maluku yang wafat di usia belia, 18 tahun, dia adalah pemimpin perlawanan melawan kolonial Belanda. Tempat ini diharapkan menjadi tempat untuk anak muda dapat memaknai bahwa sebuah taman dinamai dengan pahlawan usia muda, 18 tahun,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar, menyampaikan bahwa pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu akan dibangun di lahan seluas sekitar 9.710 meter persegi, dirancang dengan bangunan satu lantai di atas lahan eksisting taman. Salah satu bagian bangunannya akan difungsikan sebagai perpustakaan untuk memfasilitasi kegiatan membaca, diskusi, dan belajar.
“Selain itu, akan dibangun pavilion literasi, selasar pandang, galeri, amphitheater, taman plaza, taman bermain, forest walk, hingga kolam teratai. Taman ini juga terintegrasi dengan akses langsung ke Stasiun Blok M BCA dan Terminal Blok M,” tandasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.