JAKARTA — Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibu Kota DKI Jakarta menjadi Level 1, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) turut melakukan penyesuaian pada operasional layanan.
Jam operasional akan diperpanjang menjadi pukul 05.00 — 22.00 WIB yang sebelumnya beroperasi mulai pukul 05.00-21.30 WIB pada masa PPKM level 2. Baca Juga: Sopir Bus Transjakarta yang Kecelakaan di Cawang Ditetapkan Tersangka
Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi mengatakan, kebijakan ini sebagai tindaklanjut dari Keputusan Gubernur (Kepgub) Gubernur DKI Jakarta Nomor 1312 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019 dan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Nomor 459 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 Corona Virus Disease.
“Terkait hal ini, Transjakarta kembali menyesuaikan jam operasional layanan kami menjadi pukul 05.00-22.00 WIB. Kebijakan tersebut berlaku mulai hari ini,” ujar Prasetia di Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Selanjutnya, dengan adanya penambahan jam operasional ini sambung Prasetia, diharapkan agar mobilitas masyarakat bisa terlayani lebih baik lagi ke depannya. Hal ini tentunya didukung dengan penerapan kapasitas angkut 100 persen pada semua layanan Transjakarta baik Bus Rapid Transit (BRT), Non BRT, Royaltrans hingga layanan Mikrotrans.
Kendati begitu, Prasetia memastikan Transjakarta tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat, baik di halte maupun di dalam bus.
Baca Juga: Wagub DKI Minta Transjakarta Lakukan Evaluasi dan Perbaikan Pasca-Kecelakaan
Dalam hal ini, pelanggan diwajibkan untuk menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada petugas baik melalui aplikasi PeduliLindungi, JAKI atau menggunakan dokumen sertifikat yang sudah dicetak atau secara digital melalui ponsel masingmasing sebelum menasuki gate halte, memakai masker, melakukan pengukuran suhu tubuh dan dilengkapi dengan ketersediaan hand sanitizer guna memastikan kebersihan tangan selama berada di area Transjakarta.
Semua armada bus juga dipastikan telah dibersihkan secara berkala menggunakan cairan disinfektan. “Hal ini untuk tetap memastikan, pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Meski turun kevel, kita tidak boleh lengah. Untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku, Petugas Layanan Halte (PLH) kami siap di lapangan untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Selanjutnya sambung Prasetia, sejalan dengan kembali normalnya kapasitas angkut, Transjakarta juga turut menyesuaikan jumlah armada. Demikian juga dengan rute serta layanan Transjakarta lainnya yang sempat dihentikan sementara sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus Covid-19 juga akan dioperasikan kembali secara bertahap.
“Transjakarta akan terus melakukan evaluasi dan memberikan layanan terbaik dan semaksimal mungkin kepada pelanggan. Kami akan berupaya konsisten dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat, khususnya di masa pendemi ini,” tutupnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.