Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Bandang di Garut Rusak Jembatan Penghubung, Ratusan KK Terisolir

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 09 November 2021 |18:47 WIB
Banjir Bandang di Garut Rusak Jembatan Penghubung, Ratusan KK Terisolir
Banjir Bandang di Garut (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Hujan lebat memicu terjadinya banjir bandang di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (6/11) pukul 17.00 WIB yang menyebabkan satu jembatan rusak berat.

Jembatan yang berlokasi di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi ini merupakan akses jalan yang menghubungkan Desa Sukalilah ke Kampung Cipelag.

Hal ini membuat sebanyak 335 KK terisolir dengan rincian 42 orang lanjut usia, 25 ibu hamil, 48 balita, 1 orang berkebutuhan khusus. Selain itu, terdapat 5 KK yang telah melakukan evakuasi mandiri ke rumah saudara terdekat.

Hal ini juga memengaruhi aktivitas belajar mengajar yang membuat sejumlah siswa tidak dapat berangkat ke sekolah, antara lain 48 anak PAUD, 111 siswa sekolah dasar, 69 siswa sekolah menengah pertama dan 33 siswa menengah atas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melakukan upaya tanggap darurat untuk membantu warga yang masih terisolir akibat banjir.

Pemerintah Kabupaten Garut telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Nomor 362/3598/BPBD/2021 selama 7 hari mulai tanggal 8 sampai 15 November 2021. Saat ini pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Garut memfokuskan penanggulangan banjir bandang pada perbaikan jembatan agar dapat segera menghubungkan kembali akses jalan bagi warga yang terisolasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement