Share

Israel Desak Turki Bebaskan Pasangan yang Ditahan karena Mengambil Foto Istana, Dituduh Mata-Mata

Susi Susanti, Okezone · Selasa 16 November 2021 06:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 18 2502342 israel-desak-turki-bebaskan-pasangan-yang-ditahan-karena-mengambil-foto-istana-dituduh-mata-mata-8qUBs3rdDa.jpeg Pasangan suami istri (Foto: The Bharat Express News)

ISRAEL - Israel telah mendesak Turki untuk membebaskan pasangan suami istri asal Israel yang dituduh melakukan spionase karena diduga mengambil foto istana kediaman Presiden Turki di Istanbul.

Natalie dan Mordi Oknin, yang merupakan sopir bus dari Modiin, ditangkap pekan lalu setelah dilaporkan oleh staf di sebuah restoran di Camlica Tower.

Seorang hakim memerintahkan agar mereka dikembalikan ke tahanan sambil menunggu persidangan.

Pengacara Israel mereka menyebut tuduhan itu "tidak berdasar" dan Israel bersikeras bahwa mereka tidak bekerja untuk agen Israel mana pun.

 Baca juga: Pasangan Ini Dituduh Jual Data Desain Kapal Selam Nuklir, Dapat Imbalan Rp1,4 Miliar

"Ini adalah dua warga sipil tak berdosa yang secara keliru terjebak dalam situasi yang kompleks," kata Perdana Menteri Naftali Bennett, Minggu (14/11).

"Saya berbicara kemarin dengan keluarga dan kami melakukan segalanya untuk menyelesaikan masalah ini,” lanjutnya.

Baca juga: Israel Manfaatkan Sistem Pemindai Wajah untuk Menangkap Warga Palestina

Kantor berita pemerintah Turki Anadolu melaporkan pada Jumat (12/11) bahwa pasangan Israel dan seorang warga negara Turki ditangkap setelah staf di restoran Camlica TV dan Radio Tower setinggi 369 meter (1.211 kaki) mengatakan kepada polisi bahwa mereka telah memotret Kediaman Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pasangan suami istri Oknin diinterogasi oleh jaksa sebelum dirujuk ke pengadilan, di mana seorang hakim mendakwa mereka dengan "spionase politik dan militer" dan memperpanjang penahanan mereka setidaknya selama 20 hari.

Seorang pengacara Israel untuk pasangan itu, Nir Yaslovitzh, menolak tuduhan itu, mengatakan kepada surat kabar Israel Haaretz bahwa "satu-satunya pelanggaran mereka melibatkan memotret istana Erdogan selama perjalanan perahu yang tidak bersalah".

Dia mengidentifikasi bangunan itu sebagai Istana Dolmabahce di tepi laut. Itu tidak digunakan sebagai kediaman presiden selama beberapa dekade, meskipun sebagian dilaporkan digunakan sebagai kantor kerja presiden. Tempat tinggal saat ini, Huber Mansion, terletak di tempat lain di kota.

Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan dirinya yakin jika pasangan itu tidak bersalah dan menekankan bahwa mereka "tidak bekerja untuk agen Israel".

Pada Senin (15/11), Menteri Luar Negeri Yair Lapid mentweet bahwa para pejabat Israel bekerja "sepanjang waktu" untuk mengamankan pembebasan pasangan suami istri Oknin.

Kementerian luar negeri juga mengumumkan bahwa pihak berwenang Turki telah setuju untuk mengizinkan diplomat Israel melakukan kunjungan konsuler yang mendesak.

Bulan lalu, media Turki melaporkan bahwa 15 orang telah ditangkap pihak berwenang Turki karena dicurigai menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel Mossad. Seorang mantan wakil direktur Mossad membantah bahwa mereka adalah mata-mata Israel.

Diketahui, hubungan antara Israel dan Turki telah tegang sejak serangan Israel tahun 2010 yang mematikan di sebuah kapal Turki yang mencoba untuk memecahkan blokade Israel di Gaza.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini