Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Kisah Cinta Ratu yang Jarang Diketahui, Mulai dari Hobi Selingkuh, Nikah, Hingga PHP

Vanessa Nathania , Jurnalis-Kamis, 18 November 2021 |16:37 WIB
10 Kisah Cinta Ratu yang Jarang Diketahui, Mulai dari Hobi Selingkuh, Nikah, Hingga PHP
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Pada masa kerajaan, kehidupan Raja dan Ratu adalah hal sentral yang selalu mencuri perhatian publik. Kisah cinta setiap Raja dan Ratu selalu menjadi sorotan. Namun, realitanya tidak selamanya kisah cinta Raja dan Ratu berjalan mulus layaknya di buku dongeng. 

Banyak pula dari mereka yang akhirnya memutuskan bercerai, memberikan harapan palsu, bahkan berselingkuh, namun tetap ada yang menjaga kesetiaan mereka sampai akhir hayat.

Dilansir dari website Toptenz, inilah 10 daftar nama ratu beserta kisah cintanya, mulai dari yang tragis, pemberi harapan, hingga hobi selingkuh dan hobi menikah yang masih jarang diketahui :

BACA JUGA: 3 Kisah Cinta Bangsawan dan Rakyat Biasa, Ada yang Berakhir Sedih

1. Catherine yang Agung, Tante Girang Abad ke-18

Catherine merupakan putri dari Pangeran Prusia dan menikah dengan keluarga Romanov untuk tujuan memiliki seorang anak. Namun, Catherine yang cantik, bertubuh ramping, tinggi, dan bermata biru layaknya seorang boneka Rusia yang sempurna, tidak mampu menaklukkan hati dari suaminya, Grand Duke Peter untuk bisa bercinta.

Hingga akhirnya Catherine menemukan cara lain untuk menghibur dirinya sendiri, dengan merayu sekretaris duta besar Inggris, Stanislaw Poniatowski. Dari sinilah awal mula perselingkuhan terjadi, bahkan menghasilkan seorang putri dan beberapa tahun kemudian Catherine menjadikannya Raja Polandia.

BACA JUGA: Selain Romeo dan Juliet, Ini 5 Kisah Cinta Tokoh Dunia yang Melegenda

Pada 1754, Catherine melahirkan seorang putra, Paul. Dalam memoarnya, dia mengakui anak itu hasil dari selingkuhannya, Sergei Saltikov, seorang perwira militer Rusia. 

Sebagai seorang wanita yang kuat dan cerdas, Catherine tahu dia tidak lebih dari pion dalam permainan kekuasaan yang nakal. Hingga akhirnya dia merencanakan kudeta, menyingkirkan Peter, dan mengambil alih kekaisaran pada tahun 1762.

2. Cleopatra, "Ular dari Sungai Nil"

Cleopatra adalah ratu terakhir dari tujuh ratu berbakat dan berkemauan keras yang memerintah Mesir. Nama Cleopatra sendiri memiliki reputasi sebagai "ular dari Sungai Nil". Musuh-musuh Romawinya menuduh dirinya sebagai sosok yang arogan, jahat, dan suka pesta pora. Tahun 51 SM, dirinya naik tahta bersama saudara laki-lakinya, Ptolemy XII, di mana menurut tradisi Mesir, saudaranya adalah suaminya sendiri.

Ptolemy mencoba untuk menghapus Cleopatra dari tahta, Cleopatra pun membentuk aliansi dengan Kekaisaran Romawi, Julius Caesar. Dia berusia 22 tahun. Hubungan keduanya adalah kepentingan politik, semata-mata untuk mencari kekuasaan. Pada 47 SM, dia melahirkan seorang putra, Caesarion, namun Caesar tidak pernah mengakui anak itu sebagai anaknya sendiri, tetapi Cleopatra tetap menemani sang jenderal ke Roma, di mana dia tinggal bersama suaminya sampai pembunuhan yang terjadi kepada suaminya pada 44 SM.

Cleopatra melihat peluang baru dengan menggunakan kekuatan Roma untuk mendapatkan kembali tanah Mesir yang hilang ketika dia bertemu Marcus Antonius pada 41 SM. Pertemuan mereka mengubah nasib kekaisaran dan kisah cinta mereka menjadi salah satu tragedi paling romantis dalam sejarah. Hubungan keduanya membuat Octavius Augustus marah besar karena Antony lebih memilih menceraikan saudara perempuannya untuk menikahi Cleopatra, Octavius pun menyatakan perang terhadap Mesir. 

Antony dan Cleopatra akhirnya dikalahkan di Yunani dan mereka berdua melarikan diri kembali ke rumah, bersembunyi secara terpisah. Kejadian tragis pun menimpa pasangan ini, saat Antony membaca surat palsu yang menyatakan bahwa cintanya telah bunuh diri dan memutuskan untuk menusuk dirinya sendiri dengan pedangnya. Terluka parah, dia dibawa ke tempat persembunyian Cleopatra, di mana dia meninggal dalam pelukannya. Cleopatra pun patah hati, dia bunuh diri dengan membiarkan ular menggigitnya.

3. Ratu Elizabeth I, si "Ratu Perawan"

Ratu Elizabeth dikenal sebagai "Ratu Perawan" karena dia tidak pernah menikah.

Tidak ada yang mengetahui pasti apa yang dilakukannya saat dia berada dalam kamar tidurnya, dan masih menjadi misteri.

Dia lebih suka memberi harapan palsu pada banyak lamaran pernikahan, di lain sisi tidak pernah berhenti menggoda, namun juga tidak pernah menikah atau memiliki anak.

Elizabeth cukup memiliki selera pria yang baik, dia selalu memilih mereka dengan bijak: pria tampan, berbakat, dan muda paling banyak berharap bisa disukainya. Ironisnya, satu-satunya pria yang tidak akan pernah bisa dinikahinya adalah Robert Dudley, cinta dalam hidupnya, karena Robert sudah menikah. Elizabeth dan Robert tetap dekat sampai kematiannya. Elizabeth dikatakan sangat merindukan Robert.

Sir Walter Raleigh lah yang kemudian memasuki kekosongan di hati sang ratu. Dia memiliki semuanya, ketampanan, pesona, bakat, dan rasa petualangan. Tapi Sir Walter Raleigh membuat kesalahan besar dengan menikah secara rahasia, membuat Elizabeth marah dan tidak disukainya. Robert Deveraux, Earl of Essex, adalah yang terakhir dari yang dicintai ratu.

Ketika mereka bertemu pada tahun 1587, saat Elizabeth berusia 53 tahun dan Devereaux masih remaja. Mereka tidak pernah terlihat berpisah meskipun jarak usia yang jauh dan bahkan Devereaux sering terlihat meninggalkan apartemen ratu di pagi hari. Namun, lagi-lagi sangat disayangkan, ternyata bocah manja itu sudah merencanakan kudeta. Elizabeth pun tidak ragu-ragu untuk memerintahkan eksekusinya dengan pemenggalan kepala.

4. Mary Stuart, Ratu Skotlandia

Dia berusia enam hari ketika dia mewarisi tahta Skotlandia. Ketika dia berusia lima tahun, dia meninggalkan tanah airnya dan tiba di istana Catherine de' Medici di Prancis, di mana dia bertunangan dengan Dauphin Francis yang berusia empat tahun, yang dia nikahi ketika dia berusia 15 tahun. Setahun kemudian, keduanya menjadi Raja dan Ratu Prancis. Kurang dari satu tahun berlalu, dan Francis meninggal.

Alhasil, Mary pun menjadi seorang janda muda dan memutuskan kembali ke Skotlandia, ratu dari negara yang dia tidak tahu apa-apa. Dia adalah seorang Katolik di tanah Protestan, dikelilingi oleh musuh, dan berharap bahwa dengan keputusannya sendiri untuk menikahi Henry Darnley, dia akan menghentikan keributan itu. Namun ternyata, Henry adalah seorang pemabuk yang tidak bermoral.

Sebelumnya, ketika Mary masih di istana Prancis, dia juga bertemu dengan Earl of Bothwell, seorang pria tampan dan pemberani, yang lima tahun lebih tua darinya. Keduanya segera bersatu. 

Tidak sampai situ, ketika dia kembali ke Skotlandia, dia tetap memilih Bothwell menjadi kepercayaan dirinya yang paling dekat dengannya. Namun, kisah mereka sempat berhenti setelah Mary menikah dengan Darnley. Tiga bulan setelah Darnley tewas dalam ledakan bubuk mesiu misterius, Mary dan Bothwell pun kembali bersama dan memilih untuk menikah, seorang Protestan. Persatuan mereka menyebabkan perang. Mary Stuart digulingkan dan dipenjarakan oleh Elizabeth I hingga akhirnya dieksekusi karena pengkhianatan.

5. Caroline Mathilde, Menikah Dengan 2 Pria Sekaligus

Pada tahun 1766, Putri Caroline Mathilde yang berusia 15 tahun dipaksakan menikah dengan seorang Raja Christian VII dari Denmark, yang hanya dua tahun lebih tua darinya. Suaminya, Christian saat itu masih kecil, kurus, pucat, dan manja. Dia bahkan tidak ingin menjadi raja dan beberapa hari setelah pernikahan dia menyadari bahwa dia juga tidak ingin menikah. Christian mulai bertingkah seperti bujangan, dengan mabuk di jalanan Kopenhagen.

Setelah menjadi Ratu Denmark, Caroline melahirkan seorang putra. Namun mental Christian tetap tidak stabil dan kondisinya semakin memburuk. Pada 1769, Johann Struensee, seorang dokter Jerman, datang dan menjadi kepercayaan terdekat Christian. Seorang dokter muda dan tampan, dia adalah orang pertama yang benar-benar mendengarkan Caroline. Setelah mendapatkan kepercayaan ratu, dia menjadi kekasihnya, mengubah Ratu Caroline menjadi wanita tak kenal takut, mendesaknya untuk merebut kekuasaan, meyakinkannya bahwa hanya masalah waktu sebelum Christian kehilangan kewarasannya. Dengan persetujuan raja dan ratu, Struensee mengambil alih negara itu, berusaha mengubahnya menjadi negara absolut. Kekacauan terjadi, pemberontakan dengan kekerasan dan reformasi menghancurkan Denmark. 

Caroline melahirkan putri dari Struensee. Saat itu, dirinya bahagia dan jatuh cinta, dia menutup mata terhadap ambisi politik ekstrim kekasihnya. Marah dengan perilaku tidak senonoh pasangan kekasih ini, musuh mereka merencanakan kudeta. Dituduh berzinah, Caroline ditipu untuk mengakui perselingkuhannya dengan Struensee. Kekasihnya dieksekusi dan dia diasingkan.  Pada 1775, dalam usia 23 tahun, Caroline meninggal karena demam berdarah.

6. Catherine Howard, "Mawar Tanpa Duri"

Pada tahun 1539, Catherine Howard tiba di istana sebagai dayang dari Anne of Cleves, istri keempat Henry VII dari Inggris. Begitu raja melihatnya, dia terpesona. Pada tahun 1540, pernikahannya dengan Anne Cleves dibatalkan dan Catherine tetap menjadi istri kelima dari Anne, hingga menjadi Ratu Inggris. Thomas Cromwell, yang mengatur serikat kerajaan sebelumnya, dipenggal pada hari pernikahan mereka. Masih di masa jayanya, Catherine yang muda dan cantik mendapati dirinya harus menikah dengan pria tua gemuk yang tidak bisa dicintainya, dan kecerobohan masa lalu darinya mulai terbongkar.

Di masa mudanya, Catherine bermain-main dengan guru musiknya, Henry Mannox. Dia juga berani untuk berbagi tempat tidur dengan Frances Dereham, keduanya saling memanggil "suami" dan "istri", yang pada saat itu dianggap sebagai kontrak pranikah tidak tertulis.

Kembali ke hari-harinya sebagai Ratu Inggris, kurang dari setahun pernikahannya, Catherine juga mulai menggoda Thomas Culpeper. Keduanya sering mengadakan pertemuan rahasia. Tidak sampai disitu, tidak ada yang keterlaluan seperti langkah selanjutnya: dia membawa mantan kekasihnya, Henry Mannox dan Frances Dereham, ke pengadilan. Tidak lama kemudian Dereham mulai membual tentang urusan percintaan di masa lalu mereka. 

Catherine dituduh melakukan ketidaksucian dan perzinahan, hingga berhasil dijatuhi hukuman mati.  Dia pun dilucuti dari gelar ratu, kekasihnya Derham dan Culpeper dipenggal, kepala mereka dipamerkan di Jembatan London.

7. Marguerite of Valois, "Harga dari Kebebasan"

Marguerite adalah seorang Katolik yang memimpin negara Huguenot dengan misi membawa perdamaian. Sebagai putri ketujuh Henry II dan Catherine de' Medici, Margo adalah umpan dalam penyergapan kriminal yang mempertaruhkan nyawanya sendiri, Hari St. Bartholomew, yang dikorbankan oleh ibunya sendiri di altar kebijaksanaan politik.

Marguerite sangat menggoda, layaknya mutiara istana dan kebanggaan keluarga Valois, Marguerite tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti hatinya. Margo juga membenci pernikahannya dengan Henry, dan mereka berdua sama-sama memutuskan berselingkuh. Joseph Boniface de La Mole dikatakan sebagai yang pertama, meskipun ratu tidak berbicara tentang dia dalam memoarnya, mungkin untuk melindungi dirinya dari tuduhan keterlibatan dalam plot melawan raja.

Kemudian, ratu juga bertemu Louis de Bussy d'Amboise, yang menurutnya sangat menarik. Pada tahun 1580, ketika dia berusia 27 tahun, dia jatuh cinta pada Jacques Harlay, Seigneur de Champvallon, yang disebut sebagai "mataharinya yang tampan." 

Setelah mendapatkan reputasi yang buruk, Henry III mengasingkannya dari Paris. Pada tahun 1585, dia meninggalkan suaminya dan melakukan perjalanan dari kota ke kota, mencari kekasih sampai akhirnya ditangkap dan dipenjarakan di Kastil Usson, di mana dia menghabiskan 20 tahun berikutnya dalam hidupnya, pertama sebagai tahanan, kemudian sebagai penjaga istana.

8. Marie Antoinette, "Madam Defisit"

Marie Antoinette bukanlah pelacur seperti yang digambarkan oleh kebanyakan cerita, tetapi ada seseorang yang istimewa dalam hidupnya selain suaminya.

Dia berusia 15 tahun ketika dia menikah dengan Louis XVI, Dauphin Perancis, yang lebih tertarik pada berburu daripada istrinya yang cantik. Selama tujuh tahun penuh pernikahan mereka tetap tidak terselesaikan. Louis menghadiahkan istrinya dengan hadiah kecil yang indah, Petit Trianon, sebuah rumah tiga lantai yang secara strategis tersembunyi di sudut-sudut Versailles yang jauh. Merupakan suatu kehormatan besar jika bisa diundang ke tempat ratu dan berpesta di sana.

Marie pernah bertemu dengan tentara Swedia, Hans Axel von Fersen di sebuah pesta dansa di Paris ketika dia masih menjadi Dauphine. Seorang pria yang sopan dan tampan, dia sering berkunjung ke Petit Trianon milik Ratu Marie dan bahkan memiliki apartemennya sendiri tepat di atas apartemen ratu.

Tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti apakah cinta mereka terwujud, tetapi korespondensi rahasia mereka yang ditulis dengan tinta tak terlihat menunjukkan kasih sayang mereka yang besar satu sama lain. Namun mereka tetap dikatakan selingkuh karena saling mencintai satu sama lain. 

Bahkan, selama Revolusi Prancis, ketika Marie dan keluarganya dipenjarakan di Tuileries, Fersen merencanakan pelarian mereka. Dia menggadaikan rumahnya dan meminjam uang dalam jumlah besar, tetapi rencana itu terbukti gagal.

9. Marie of Romania, "Ratunya Para Pria"

Skandal seks, anak haram, kemauan yang kuat, dan cinta tanpa syarat untuk negara yang bahkan melekat dalam dirinya. Seorang wanita tegas dengan kecantikan langka, berambut cokelat dengan mata biru yang tajam, orang-orang sezamannya memanggilnya sebagai "Ratunya para pria".

Putri Marie dari Edinburgh menikah dengan Ferdinand de Hohenzolern-Sigmaringen pada 1892, pewaris takhta Rumania. Putri Marie saat itu berusia 17 tahun, suaminya 10 tahun lebih tua darinya, dan Putri Marie membencinya. Marie melahirkan enam anak, namun tidak semuanya milik Ferdinand.

Orang-orang sezamannya tidak bisa berhenti bergosip tentang urusannya dengan utusan Jerman, bangsawan Polandia, dan politisi Rumania. Ferdinand sendiri menyadari perselingkuhan istrinya, tetapi memilih untuk menutup mata. Putri keduanya, Marie "Mignon," adalah hasil perselingkuhan dengan seorang perwira, Zizi Cantacuzino. Cinta dalam hidupnya adalah Pangeran Barbu Stirbei, seorang pria tampan dengan mata cokelat tua. 

lleana dan Mircea, anak bungsunya, menunjukkan kemiripan yang aneh dengan Stirbei yang tidak luput dari perhatian. Putranya, Charles II, mengasingkan kekasihnya untuk mengakhiri perselingkuhannya.  Dalam suratnya kepada teman lamanya, dia dengan putus asa membicarakan cinta, kesedihan, dan keputusasaan. Sebagai imbalannya, Stirbei selalu mengakhiri surat-suratnya yang penuh gairah dengan lima huruf: ilymm (Aku mencintaimu, Marie-ku).

10. Ratu Victoria, "Libido yang Tak Terpuaskan" 

Ratu Victoria berusia 18 tahun ketika dia mewarisi tahta Inggris, tak lama setelah itu, dia menikah dengan Pangeran Albert. Tidak seperti kebanyakan pernikahan kerajaan, pernikahan mereka bahagia.

Ratu Victoria memiliki nafsu seksual yang tak terpadamkan, sebanding dengan nymphomania, ketidakseimbangan hormon. Dia tidak bisa merasa cukup dari suaminya. Setelah kematian Albert pada tahun 1861, Victoria tidak pernah pulih dan mengenakan pakaian hitam selama sisa hidupnya.

Setelah bertahun-tahun dihabiskan dalam pengasingan, John Brown memasuki hati ratu, seorang Skotlandia yang menemaninya dalam perjalanan memancing dan berburu. Tampaknya awal dari persahabatan 20 tahun yang indah, tetapi banyak dari mereka yang mengatakan lebih dari sahabat. Ketika John meninggal pada tahun 1883, sang ratu menjadi gila karena kesedihan.

Pada 1887, Karim Abdul yang tinggi, berkulit gelap, dan tampan, berusia 24 tahun tiba di istana untuk melayani ratu. Victoria berusia 68 tahun, masih berkabung setelah Albert, cinta dalam hidupnya, dan John Brown. Dalam waktu kurang dari setahun, Karim menjadi orang yang paling dipercaya ratu, dan berhasil membangkitkan kemarahan istana. Hubungan mereka awalnya baik-baik saja tapi Victoria dianggap melanggar aturan, karena itu tabu. Setelah kematian ratu pada tahun 1901, Raja Edward VIII memiliki semua bukti dari hancurnya hubungan itu. Buku harian Karim baru-baru ini muncul, menjelaskan cinta besar terakhir Ratu Victoria.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement