Ribuan Calon Jamaah Haji Sidoarjo Harus Menunggu 33 Tahun Berangkat ke Tanah Suci

Yoyok Agusta, iNews · Selasa 23 November 2021 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 340 2505945 ribuan-calon-jamaah-haji-sidoarjo-harus-menunggu-33-tahun-berangkat-ke-tanah-suci-KyHWGKUIwP.jpg Kakbah (Foto: Reuters)

SIDOARJO - Pintu ibadah haji sudah dibuka oleh pemerintah Arab Saudi, 80 ribu calon jamaah haji asal Sidoarjo, Jawa Timur, masih harus menunggu hingga 33 tahun untuk dapat berangkat. Meski begitu, tak sedikit warga terus datang untuk mendaftar dan berharap agar dapat diberi kesempatan untuk dapat menunaikan ibadah haji.

Ditiadakannya perjalanan ibadah haji bagi warga Indonesia, di masa pandemi Covid -19 dan meski telah dibukanya pintu ibadah haji oleh pemerintah Arab Saudi, berdampak pada 1.000.077 lebih calon jamaah haji reguler.

Baca Juga:  Bertemu Gubernur Makkah, Menag Bilang Umat Islam Indonesia Rindu Kakbah

Dan 18 ribu lebih calon jamaah haji khusus asal Jawa Timur, kini harus menunggu keberangkatan hingga 33 tahun mendatang.

Dari data per 8 November 2021 ini calon jamaah haji terbesar terdapat di Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah 78 ribu lebih calon jamaah haji reguler dan 2 ribu lebih calon jamaah haji khusus yang kemudian disusul oleh calon jamaah haji asal Surabaya dan Gresik.

Meski harus menunggu hingga 33 tahun lamanya hingga saat ini masih tampak di kantor Kementerian Agama, Kabupaten Sidoarjo sejumlah warga mendaftarkan diri untuk dapat menunaikan ibadah haji.

Para calon jamaah haji, salah satunya Teddy Irawan mengaku tetap mendaftarkan diri, dan optimis dapat berangkat untuk menunaikan ibadah haji meski harus menunggu hingga 33 tahun.

Baca Juga:  Calon Jamaah Umrah Indonesia Siap Berangkat ke Tanah Suci, Begini Kondisi Arab Saudi

Kementerian Agama, Kabupaten Sidoarjo sendiri tak dapat berbuat banyak terkait hal ini. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin berharap pemerintah Arab Saudi dapat menambah kuota haji untuk warga Indonesia hingga mengajak para kaum milenial untuk mendaftarkan diri sejak saat ini, karena waktu tunggu yang lama hingga 33 tahun.

Hingga kini, pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan kuota haji untuk warga Indonesia dan petunjuk resmi tata cara pemberangkatan ibadah haji di masa pandemi Covid-19.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini