Share

Satu Rumah Hanyut Terseret Arus Banjir di Garut

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 27 November 2021 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 340 2508427 satu-rumah-hanyut-terseret-arus-banjir-di-garut-7gao2BpbBR.jpg Banjir menerjang Garut, Jawa Barat (Foto: BNPB)

JAKARTA – Satu rumah warga di Kabupaten Garut, Jawa Barat hanyut terseret arus banjir pada Sabtu (27/11/2021). Beruntung, dalam kejadian banjir tersebut tak ada korban jiwa.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, mengatakan, banjir terjadi sekira pukul 14.00 WIB. BPBD masih melakukan pemutakhiran data dampak pascabanjir.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melaporkan kondisi terkini banjir yang telah surut pada Sabtu petang, pukul 18.05 WIB. BPBD menginformasikan kondisi cuaca hujan ringan. Banjir ini menyisakan material lumpur di pemukiman dan lingkungan desa terdampak," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Baca Juga: BNPB Catat 45 Rumah di Tanjungbalai Masih Tergenang Banjir

Ketiga desa terdampak banjir di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat yaitu Desa Mekarwangi, Sukawening dan Mekarurip. Sebanyak 29 KK atau 100 jiwa melakukan pengungsian sementara ke rumah kerabat.

Perkembangan data hingga petang tadi, BPBD mencatat rumah hanyut 1 unit, rusak sedang 1 unit, rusak ringan 21 unit. Selain berdampak di sektor pemukiman, banjir juga merendam aset warga dan fasilitas umum.

"Beberapa fasiltias umum terendam yaitu fasilitas ibadah 1 unit, fasilitas pendidikan 1 unit, fasilitas kesehatan 1 unit dan jembatan rusak 2 unit. Banjir dengan tinggi muka air 150 cm saat terjadi mengganggu gardu listrik hingga dilakukan pemadaman," katanya.

Baca Juga: Garut Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Mengungsi

Abdul Muhari menuturkan, aset warga terdampak berupa 60 kolam tambak dan lahan perkebunan atau sawah. Saat banjir terjadi, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan dan warga membantu warga lainnya yang terdampak banjir.

"Mereka mengevakuasi warga ke tempat yang aman, seperti rumah kerabat sebagai tempat pengungsian sementara. Tim gabungan juga bersiaga dalam mengantisipasi dampak susulan banjir," katanya.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi banjir susulan. Kecamatan Sukawening merupakan wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. 

"Analisis inaRISK menyebutkan sebanyak 30 kecamatan di wilayah Kabupaten Garut berada pada potensi bahaya tersebut, salah satunya kecamatan tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini