Share

2 Penambang Liar di Sukabumi Tewas Tertimbun Tanah

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 03 Desember 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 340 2511151 2-penambang-liar-di-sukabumi-tewas-tertimbun-tanah-kAR9rDP3xf.jpg 2 penambang liar tewas tertimbun longsor. (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Aktivitas penambangan liar alias ilegal kembali memakam korban. Dua orang penambang tewas akibat tertimbun material longsoran di Kampung Kiaradua RT 34/08, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Blok Kebon Kopi Perkebunan PT Tugu Cimenteng, Kamis (2/12/2021).  

Kapolsek Simpenan, Iptu Dadi menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Korban pertama bernama Nasrudin (47) dan kedua bernama Wandi (30). Keduanya merupakan warga Kampung Tipar I RT 08/02, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. 

"Kedua korban tewas setelah tertibun material longsoran berupa tanah merah ketika melakukan aktivitas penambangan rakyat (PERA) yang dilakukan oleh kedua korban tersebut di atas," ujar Iptu Dadi.

Iptu Dadi menjelaskan, aktivitas penambangan yang dilakukan oleh kedua korban di luar pengetahuan PT Tugu Cimenteng.

Baca juga: Tragis! Penambang Liar di Sukabumi Tewas Tertimbun Tanah saat Menggali Emas

Tertimbunnya korban membuat panik penambang lain yang tergabung dalam Komunitas Penambang Sukabumi (KPS) di sekitar lokasi kejadian. Dengan bergotong royong para penambang lain mencoba mengevakuasi korban dari timbunan material longsoran. 

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Sekira pukul 14.00 WIB korban berhasil dievakuasi oleh para penambang lain yang merupakan temannya dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujar Iptu Dadi kembali menjelaskan kepada wartawan. 

Lebih lanjut saat ini pihak Polsek Simpenan sedang melakukan penyelidikan pengembangan terkait kasus ini dengan mencari barang bukti dan keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini