Dijelaskannya hingga pukul 21.00 WIB, ada 22 korban jiwa yang berhasil dievakuasi. Sementara korban luka mencapai 54 jiwa yang dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang.
Adapun identitas korban jiwa yang berhasil ditemukan yakni Poniyem, 50 tahun, Curah Kobokan RT 05 RW 07, Bawon Triono, 33 Tahun, Yatipah, Luluk, Edy warga RT 15 RW 05, Curah Kobokan, seluruhnya dari Kecamatan Pronojiwo.
Baca juga: Besok, Basarnas Akan Sisir 3 Area di Kawasan Erupsi Semeru
Kemudian, Cavella perempuan berusia 19 tahun di Kabondeli, M. Roni laki - laki berusia 40 tahun, Alfan 23 tahun, Dafa, 14 tahun, Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Siti, 40 tahun, Kampung Renteng Dusun Kebondeli utara Desa Sumberwuluh, Besut, 50 tahun, DusunKebonagung RT 01 RW 04 Desa Sumberwuluh.
Selanjutnya, ada Rani, 20 tahun, alamat Dusun Kebonagung, Desa Sumberwuluh, Mistono 50 tahun Kampung Renteng Dusun Bondeli Selatan Desa Sumberwuluh, Pupin 28 tahun Kampung Renteng Dusun. Bondeli Selatan Desa Sumberwuluh, Wildan 16 tahun Kampung Renteng Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, serta Edi Pranowo, Dusun Sriti, Desa Sumberurip, meninggal di RSUD Haryoto.
Selain itu ada enam jasad yang belum diketahui identitasnya. Dimana dua jasad berada di RSUD dr. Haryoto Lumajang, sedangkan empat jasad baru ditemukan pada Senin 6 Desember 2021 tadi. Dari empat jasad ini, tiga jasad ditemukan di RT 16 RW 5 Curahkobokan, sementara satu jasad ditemukan di Kebondeli Selatan.