Share

2.500 Rumah di Karawang Terdampak Banjir Rob, Warga Menolak Dievakuasi

Nila Kusuma, Koran SI · Rabu 08 Desember 2021 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 340 2513698 9-742-jiwa-di-karawang-terdampak-banjir-rob-warga-menolak-dievakuasi-tEBs3jmLjz.jpg Banjir rob di Karawang. (Foto: Nila Kusuma)

KARAWANG - Sebanyak 7 kecamatan di Karawang, Jawa Barat, dilanda banjir rob. Akibatnya, 2.500 rumah warga terendam dan harus dilakukan evakuasi.

Hanya saja, warga menolak dievakuasi dan lebih memilih bertahan di rumahnya, meski terendam banjir.

"Dalam catatan kami sudah 7 kecamatan yang diterjang banjir rob. Sedikitnya ada 9.742 jiwa dengan 3.381 KK yang terdampak. Kalau jumlah rumah yang terendam 2.542 rumah yang terendam," kata Pelaksana Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin, Rabu (8/12/21).

Menurut Yasin, BPBD Karawang selalu melakukan perkembangan rob di pantai Karawang. Saat ini sudah 7 kecamatan diterjang rob yaitu Kecamatan Batujaya, Pakisjaya, Cibuaya, Cilamaya, Tempuran, Pedes dan Cilamaya Wetan.

Baca juga: Banjir Rob Rendam 11 RT di Ancol, Warga Lanjut Usia dan Balita Dievakuasi

"Semua kecamatan berada di pesisir pantai Kerawang. Kami sudah menerjunkan tim ke wilayah tersebut untuk membantu warga. Masalah logistik juga sudah kami siapkan," ujarnya.

Menurut Yasin, banjir rob hingga Rabu (8/12) ini sudah mulai surut. Namun pihaknya masih menunggu perkembangan cuaca ke depan.

"Kalau menurut BMKG hari ini terakhir rob terjadi. Namun kami masih menunggu hingga siang nanti. Jika air laut tidak meluap kedarat bisa dikatakan rob sudah selesai. Namun kita belum bisa memastikan," katanya. 

Kecamatan terakhir yang diterjang rob ada di wilayah Kecamatan Tempuran. Di kecamatan tersebut, Desa Ciparagejaya yang paling parah diterjang rob. Ada 5 dusun yang terdampak dan 1.130 rumah yang terendam. Kelima dusun yang terendam banjir tersebut yakni Dusun Muara 1, Dusun Muara 2, Dusun Pulomulya, Dusun Mangunkarya dan Dusun Cibanjar.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini