Share

Pasutri yang Aniaya Anaknya Usia 5 Tahun Ditetapkan Tersangka

Indra Mulia Siagian, iNews · Rabu 08 Desember 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 340 2513923 pasutri-yang-aniaya-anaknya-usia-5-tahun-ditetapkan-tersangka-nuhs2Qil2Q.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

TAPANULI SELATAN - Pasangan suami isteri (pasutri), Komaruddin Hasibuan dan Ribuna Hasibuan ditetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap anak laki-lakinya yang masih berusia 5 tahun.

Motif penganiayaan yang dilakukan warga Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara itu lantaran kesal melihat korban yang kerap menghabiskan makanan.

Pasutri itu hanya tampak tertunduk lesu setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh petugas Satreskrim Polres Tapanuli Selatan.

Baca Juga:  Cemburu Baca Chat Mesra, Suami Telanjangi Istri Lalu Seret ke Rumah Selingkuhannya

Aksi penganiayan yang dilakukan kedua tersangka terjadi sejak bulan November 2021 silam. Di mana, ayah kandung dan ibu tiri korban ini melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban dengan menggunakan alat hingga mencubit korban lantaran kesal melihat tingkah korban yang kerap menghabiskan makanan.

Ironisnya lagi, tidak hanya dianiaya kedua orangtuanya, korban juga mengalami penganiayan oleh kakak kandungnya yang berinisial NH yang masih berusia 7 tahun. Dalam aksi penganiayaan tersebut, NH kerap menyulutkan api obat anti nyamuk ke sekujur tubuh korban.

Menurut Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana, akibat penganiayaan ini, korban menderita luka bakar di sekujur tubuhnya. Untuk orangtua korban, petugas menerapkan Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Sedangkan kakak korban yang melakukan penganiayaan diterapkan Undang-Undang Sistem Peradilan Anak.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Sementara itu, ibu tiri korban, Ribuna Hasibuan tega menganiaya terhadap korban akibat faktor ekonomi. Pasalnya, korban menghabiskan makanan yang disediakannya untuk keluarganya.

Sebelumnya, aksi penganiayaan yang dilakukan pasutri ini terkuak setelah korban mendatangi kediaman tetangganya. Di mana, korban yang menderita luka di sekujur tubuhnya tampak ketakutan hingga tidak mau pulang ke kediamannya.

Kepada tetangganya, korban mengadu telah dianiaya ibu tiri dan ayah kandungnya. Alhasil, tetangganya pun melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tapanuli Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini