Share

Hadapi Invasi Rusia, Biden Tak Akan Kerahkan Pasukan AS ke Ukraina

Agregasi VOA, · Kamis 09 Desember 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 18 2514329 hadapi-invasi-rusia-biden-tak-akan-kerahkan-pasukan-as-ke-ukraina-8z8am2i2PD.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Rabu (8/12/2021) mengatakan tidak akan memerintahkan pengerahan pasukan Amerika ke Ukraina untuk menghadapi kemungkinan invasi dari Rusia.

“Itu bukan hal yang perlu dibahas,” kata Biden kepada wartawan di Halaman Selatan Gedung Putih.

BACA JUGA: Konflik dengan Ukraina, Rusia Kerahkan Pasukan Baru ke Krimea

“Gagasan Amerika secara sepihak menggunakan kekuatan untuk menghadapi Rusia yang menginvasi Ukraina bukan pilihan saat ini. Namun yang akan terjadi adalah akan ada konsekuensi berat.”

Pernyataan Biden disampaikan satu hari setelah pertemuan selama hampir dua jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Biden mengatakan AS dan sekutu Eropanya memiliki "keprihatinan mendalam" tentang Moskow yang mengerahkan pasukan di dekat perbatasannya dengan Ukraina dan akan merespons dengan sanksi ekonomi "kuat" jika Rusia menyerang negara tersebut.

BACA JUGA: Menlu AS Peringatkan 'Konsekuensi Serius' Jika Rusia Serang Ukraina

BIden juga mengatakan bahwa dia ingin mengumumkan pertemuan “di tingkat yang lebih tinggi” dengan Rusia dan negara-negara NATO lainnya pada Jumat, (10/12/2021).

Menurut Kremlin, Putin menekankan kepada Biden, kurangnya kemajuan Ukraina dalam mengimplementasikan perjanjian Minsk 2015, untuk menghentikan pertempuran di wilayah Donbass di Ukraina timur, dan ia menyampaikan "keprihatinan serius tentang tindakan provokatif Kiev di Donbas."

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Pemimpin Rusia itu menuduh NATO "melakukan upaya berbahaya untuk menaklukkan wilayah Ukraina" dan membangun kemampuan militernya di dekat perbatasan Rusia, menurut tuduhan Kremlin.

The Washington Post pada Jumat (3/12/2021) lalu mengutip pejabat AS dan dokumen intelijen melaporkan Rusia merencanakan serangan multi medan ke Ukraina yang melibatkan hingga 175.000 tentara pada awal tahun depan.

Biden pada hari yang sama mengatakan ia telah membuat serangkaian program yang akan membuat Rusia “sangat, sangat sulit” untuk meningkatkan situasi di perbatasan.

Sebaliknya, Moskow menduga AS dan Ukraina mungkin akan melancarkan serangannya sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini