Ia mengungkapkan untuk distrik magnitude DPR dan DPRD tidak ada perubahan. Namun untuk kabupaten kota kemungkinan ada perubahan. Sehingga dikatakannya harus ada re-desain dalam peta kursi dan pertambahan penduduk.
"Terkait perhitungan suara yang ada, saya rasa tidak akan banyak perubahan bila dari regulasi PKPU tidak ada perubahan. Tapi ada catatan penting dimana kita harus memahami dan mengantisipasi ada desain untuk menyederhanakan kertas suara, C1 Plano, dan aplikasi si Rekap yang mungkin diberlakukan di Pemilu 2024," jelas Ferry Kurnia Rizkiansyah.
Ia menekankan logistik memang penting, tapi penguasaan data amat penting lagi untuk para anggota legislatif Partai Perindo di lapangan. Penguasaan data tersebut dimulai dari mekanisme pemilu digital, perhitungan suara, menterjemahkan suara menjadi kursi, dan proses kepemiluan lainnya.
"Kita harus menggalang kekuatan. Semoga harapan bapak Ketum menambah jumlah anggota legislatif kita ditingkat Provinsi kabupaten kota dari 408 menjadi 2.500 dapat terwujud," lanjut Ferry Kurnia Rizkiansyah.
"Kita harus mengenali diri kita, kita harus mengenal lawan kita, dan Medan perang kita (desain pemilu tertulis dan tidak tertulis). Kita harus menguasai data maka dia akan memenangkan dapil-dapil ke suara kursi bapak ibu sekalian," tutup Ferry Kurnia Rizkiansyah dengan nada bersemangat.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.