Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Guru Pesantren 5 Tahun Leluasa Perkosa Belasan Santriwati, Terbongkar karena Sosok Ini

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 13 Desember 2021 |11:00 WIB
Guru Pesantren 5 Tahun Leluasa Perkosa Belasan Santriwati, Terbongkar karena Sosok Ini
Dedy Mulyadi berbicara dengan keluarga korban. (Foto: Youtube Dedy Mulyadi)
A
A
A

BANDUNG - Herry Wirawan, seorang guru pesantren di Kota Bandung ternyata memperkosa para santriwatinya sejak 2016. Ironisnya, aksi bejat pelaku baru terungkap pada pada Mei 2021 dan diketahui publik Desember 2021.

Selama lima tahun itulah, Herry leluasa berbuat cabul kepada belasan santriwatinya. Tidak hanya di pesantren dan yayasan yang dikelolanya, Herry juga melancarkan aksinya di apartemen hingga hotel. Beberapa korban hamil hingga melahirkan.

Bertahun-tahun ditutupi, perilaku bejat Herry akhirnya terbongkar setelah salah seorang santriwati yang baru masuk ke Pondok Pesantren Madani Boarding School di Antapani, Kota Bandung, menaruh curiga kepada teman-temannya, terutama sepupunya yang lebih dulu masuk pesantren tersebut.

Fakta tersebut terungkap saat Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi menemui salah seorang korban kebejatan Herry Wirawan di Kabupaten Garut, akhir pekan kemarin. Bahkan, kata Dedi, informasi tersebut diperoleh langsung dari santriwati yang pertama kali mengungkap kasus itu.

Dedi menjelaskan, awalnya ada orang tua yang merupakan paman dari salah satu korban mengirimkan putrinya untuk menjadi santriwati di Pondok Pesantren Madani Boarding School. Ketika berada di pesantren itu, santriwati baru itu menaruh curiga kepada sejumlah rekan santriwatinya di pesantren, terutama pada sepupunya yang sudah lama menjadi santriwati.

"Lalu, santriwati yang baru itu kemudian melaporkan kepada ayahnya untuk mengecek kondisi sepupunya itu. Selanjutnya, sang ayah memberitahukan orang tua santriwati itu terkait kondisi putrinya," ungkap Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/12/2021).

Kemudian, lanjut Dedi, pada Mei 2021, sepupu santriwati yang juga korban itu pulang ke rumahnya di Garut dan langsung diinterograsi oleh orang tuanya. Awalnya, korban tidak mengaku sedang hamil karena takut. Namun, setelah didesak, korban akhirnya mengaku bahwa dia dihamili Herry.

Baca juga: Guru Pesantren Perkosa Belasan Santriwati, Korban Alami Trauma: Tidak Mau Makan 4 Hari 4 Malam

"Korban didoktrin untuk lebih takut pada guru dari pada orang tuanya," imbuh Dedi.

Orang tua korban yang syok mendengar cerita putrinya itu lantas membuat laporan polisi ke Polda Jawa Barat. Menurut Dedi, saat orang tua korban melapor, Herry bahkan masih sempat menelepon korban agar kembali pulang ke pesantrennya.

"Pelaku bahkan sempat mengirim mobil untuk menjemput korban," ujarnya seraya mengatakan bahwa dari situlah awal mula kebejatan Herry terungkap dan baru mulai ramai diberitakan media massa pekan kemarin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement