Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Guru Pesantren 5 Tahun Leluasa Perkosa Belasan Santriwati, Terbongkar karena Sosok Ini

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 13 Desember 2021 |11:00 WIB
Guru Pesantren 5 Tahun Leluasa Perkosa Belasan Santriwati, Terbongkar karena Sosok Ini
Dedy Mulyadi berbicara dengan keluarga korban. (Foto: Youtube Dedy Mulyadi)
A
A
A

Lebih lanjut Dedi mengatakan, saat dia menengok para korban, kondisi mereka sudah dalam keadaan baik dan perlahan-lahan bisa menjalani kehidupan normal, meski beberapa di antara mereka memang masih sedikit trauma.

"Rata-rata mereka (para korban) sudah mulai membaik, bahkan mereka ingin kembali lagi ke sekolah," ujar Dedi.

Untuk memenuhi keinginan mereka agar bisa tetap bersekolah, Dedi mengatakan, dirinya siap menjadi orang tua angkat dan siap membiayai semua kebutuhan sekolah mereka.

"Bahkan ada beberapa santriwati yang ingin ikut ke Purwakarta untuk sekolah dan masantren (pesantren). Akhirnya, saya ajak mereka ke sana karena saya juga punya pesantren. Para orang tuanya sudah mengizinkan," kata Dedi yang juga suami Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika itu.

Dedi juga mengatakan bahwa para korban umumnya warga Garut Selatan dan sisanya dari sejumlah daerah di Jabar. Herry yang juga berasal dari Garut Selatan memang sengaja mencari anak-anak perempuan di wilayah pedalaman Garut Selatan untuk dijadikan santrinya.

"Dari kota di Garut Selatan saja menuju kampung mereka memakan waktu 7 jam. Dia (Herry) sengaja mencari korban dari kampung pedalaman di Garut karena dianggap lugu," kata Dedi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengakui bahwa pihaknya memang tidak mengekspose kasus yang memakan korban santri hingga beberapa di antaranya hamil dan melahirkan itu ke media massa.

"Kemarin itu kita tidak merilis ke media dan mengekspos ke media karena menyangkut dampak psikologis dan sosial yang menjadi korban. Kasihan kan mereka itu," ungkap Erdi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (9/12/2021).

Meski begitu, Erdi memastikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan proses penyelidikan dan melimpahkan berkas kasus tersebut kepada pihak kejaksaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement