JAKARTA – Kasus pelecehan seksual di institusi pendidikan kembali terjadi. Salah satu kasus yang menuai banyak perhatian yakni pelecehan seksual yang terjadi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Salah seorang dosen berinisial DA diduga melakukan aksi pelecehan seksual terhadap mahasiswinya. Dia merayu mahasiswinya melalui sejumpan pesan (sexting).
Percakapan keduanya viral di media sosial (medsos). Dalam percakapan pada 16 November 2018 itu, salah seorang mahasiswi bertanya apakah sang dosen bersedia memberikan bimbingan skripsi kepadanya.
Alih-alih menjawab pertanyaan itu, sang dosen malah membalasnya dengan pesan yang tak masuk akal. Dia mengajak mahasiswanya menikah.
"Walaikumsalam Ay**sha. I LOVE kamu... Mau kah km menikah dg saya.?” Tulis DA.
Baca juga: Duh! Dosen UNJ Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi
Karena mendapatkan jawaban yang tidak diinginkan, sang mahasiswi pun tidak membalas pesan itu.
Keesokan hrinya pada 17 November 2018, DA kembali mengirimkan pesan dengan menyebut kata "sayang" di dalamnya. Pesan dari DA dikirim dari pagi hingga malam hari.
"Sayangku... bangun... yuk sholat subuh," tulis DA pukul 05.52.
Baca juga: Heboh Kasus Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen, UNJ Diminta Bergerak Cepat
"Slamat malming yg indah," tulis DA lagi pukul 16.39.
"Ay**sha," lanjutnya di pukul 22.14.
Sang dosen ini terus mengirimkan pesan yang tak ada kaitannya dengan bimbingan skripsinya. Kemudian pada 26 Januari 2019, sang dosen memertanyakan lagi hubungan cinta mereka berdua.
"Gimana nasib hubungan kita...? Kamu ga ada respons positif...," ungkapnya.
Sementara itu, merespon hal ini, Kepala Media Humas UNJ Syaifudin membenarkan isi pesan percakapan yang viral di medsos.
Hingga saat ini, jumlah mahasiswi yang melapor pernah mendapatkan perilaku tak menyenangkan dari DA berjumlah 10 orang. Kesepuluh orang ini menyandang status mahasiswa maupun yang telah menjadi alumni. Mereka semua melaporkan pernah menerima pesan Whatsapp dengan nada sensual atau sexting.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.